Bill O’Reilly: Berjudi dengan keselamatan Anda
Oleh Bill O’Reilly
Presiden Obama dan Jaksa Agung Holder ingin mengubah hukum pidana terhadap beberapa pengedar narkoba. Mereka percaya bahwa dalam beberapa kasus, undang-undang narkoba di Amerika tidak adil.
Saat ini, 80 persen dari mereka yang dipenjara di negara ini menyalahgunakan narkoba atau alkohol; 50 persen narapidana mengalami kecanduan klinis; dan 60 persen dinyatakan positif menggunakan obat-obatan terlarang ketika ditangkap; 21 persen dari seluruh penghuni penjara melakukan hukuman, misalnya, “kejahatan narkoba tanpa kekerasan”.
Nah, kejahatan tanpa kekerasan berarti pelakunya tidak menggunakan kekerasan dalam melakukan transaksi ilegal selain menjual racun tentunya. Dan di situlah letak kontroversinya. Tindakan memberikan obat yang dapat membunuh orang lain atau berubah pikiran sehingga membunuh orang lain tentu merupakan tindakan agresif. Saya yakin ini adalah tindakan kekerasan. Tentu saja, Presiden dan Jaksa Agung tidak.
Sejak hukuman wajib yang ketat terhadap narkoba diberlakukan, tingkat kejahatan di negara tersebut telah menurun. Faktanya, pada tahun 2011, kejahatan dengan kekerasan turun 75 persen dibandingkan tahun 1993—yang sungguh luar biasa. Sebab, banyak anggota geng narkoba yang mendekam di penjara.
Ingat, dunia narkoba bukanlah situasi yang terisolasi. Pecandu mencuri, menipu dan melakukan kejahatan lainnya. Pedagang membunuh orang demi wilayah. Geng pembayaran dan geng saingan saling menyerang sepanjang waktu karena berbagai alasan. Kita melihat hal ini sekarang di Chicago dimana tingkat pembunuhan sangat mengerikan.
Budaya narkoba bukanlah sarang candu dimana orang-orang duduk-duduk dan merenungkan mimpi-mimpi mereka. Pengedaran narkoba bersifat agresif, keji, brutal, dan sangat tidak manusiawi. Narkoba memperbudak orang, merampas martabat mereka, dan penyalahgunaan narkoba merugikan serta mengabaikan anak-anak pada tingkat yang mengkhawatirkan. Namun beberapa dari pelaku kekerasan ini kini digambarkan sebagai korban, pelaku tanpa kekerasan.
Sekali lagi, jika Anda menjual heroin, crack, atau sabu, Anda merugikan orang lain. Talking Points percaya bahwa memberikan keringanan hukuman kepada orang-orang yang terlibat dalam narkoba akan meningkatkan tingkat kejahatan di negara ini secara keseluruhan. Butuh waktu puluhan tahun untuk mengendalikan kejahatan dengan kekerasan di Amerika. Dan alasan terjadinya hal ini adalah kebijakan yang agresif, hukuman yang agresif, dan tidak ada ampun bagi orang jahat. Tanyakan kepada polisi mana pun di jalan. Dan mereka akan memberitahumu demikian.
Namun saat ini kita hidup di zaman yang sangat liberal dimana simpati terhadap setan semakin meningkat di berbagai bidang. Ya. Amerika mempunyai tingkat penahanan tertinggi di dunia Barat. Tapi itu karena kita adalah bangsa yang menganut penyalahgunaan narkoba. Mulai dari ganja, obat resep, hingga heroin, negara ini kecanduan. Dan jika kita tidak menghadapi kenyataan tersebut, kita semua akan menderita. Hanya masalah kapan. Dan ini adalah “Memo”.