Bill O’Reilly: Lebih banyak teroris yang terinspirasi ISIS

Bill O’Reilly: Lebih banyak teroris yang terinspirasi ISIS

Michael Zehaf-Bibeau, 32 tahun, melakukan aksi teroris di Ottawa, Kanada, kemarin. Dia membunuh seorang tentara Kanada dan melukai tiga orang lainnya tanpa alasan apa pun. Bibeau ditembak mati karena masalahnya. Itu terjadi hanya dua hari setelah Martin Rouleau yang berusia 25 tahun membunuh tentara Kanada lainnya yang menabraknya dengan mobilnya. Tuan Rouleau juga ditembak mati oleh polisi. Kedua pria tersebut adalah mualaf dan pihak berwenang mengatakan mereka adalah pendukung kelompok teror ISIS.

Jadi sekarang kita melihat Kanada, sebuah negara yang relatif ramah, sedang diserang oleh teroris Muslim. Hal ini tentu meresahkan apalagi bagi masyarakat yang tidak ingin terorisme Islam menjadi bahan perbincangan. Kita semua tahu bahwa Presiden Obama telah berusaha keras untuk menyoroti aktivitas Jihadis di masa lalu. Saat ini Amerika dan dunia sedang melakukan upaya minimal melawan ISIS ketika dunia seharusnya menghancurkan kelompok barbar tersebut.

Kontroversi umat Islam yang baik juga terus berkecamuk. Aktor Ben Affleck menyamar sebagai pelaku bom verbal Bill Maher yang mengutuk umat Islam secara umum ketika dia tersinggung. Dalam komunitas liberal ada simpati terhadap umat Islam yang baik.

Namun saat ini kita memerlukan beberapa perspektif. Setiap orang waras tahu bahwa tidak semua penganut Islam adalah orang yang melakukan kekerasan. Saya telah mengunjungi banyak negara Muslim dan tidak pernah mengalami masalah. Namun, ada jutaan — jutaan umat Islam yang percaya bahwa menyakiti non-Muslim adalah perilaku yang dapat diterima dan banyak dari orang-orang tersebut akan melakukan kekerasan sendiri. Jumlahnya banyak dan terorisme Muslim kini menjadi masalah terbesar dunia. Ini adalah kebenaran yang sulit.

Presiden Obama tidak mau berurusan dengan masalah ini. Begitu pula dengan negara-negara lain, kecuali Israel yang secara langsung terancam oleh kelompok Muslim fanatik. Jadi pertanyaannya adalah apa yang diperlukan untuk membangunkan dunia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut Anda harus mempunyai skenario senjata pemusnah massal yang digunakan oleh teroris Muslim, yang tentu saja bisa saja terjadi.

ISIS seharusnya sudah dihancurkan sejak lama. Jika NATO dan negara-negara lain di dunia mau bersatu, hal ini bisa terjadi dengan cepat. Namun hal ini tidak terjadi dan koalisi 60 negara yang dipromosikan oleh Presiden Obama adalah sebuah kebohongan, tidak menghasilkan apa-apa. Jadi kita bisa memperkirakan akan lebih banyak lagi pembunuh Muslim seperti yang terjadi di Kanada yang menyebabkan kehancuran hampir dimana-mana. Hal ini tidak akan berhenti sampai dunia, seluruh dunia, bersatu melawan terorisme yang dilakukan oleh umat Islam.

Dan ini adalah “Memo”.

Data SGP