Billy Graham yang terhormat: Selamat Ulang Tahun ke-99
FILE – Penginjil Amerika Billy Graham memberitakan Injil kepada ribuan orang percaya pada pertemuan malam ini di Bercy’s Stadium di Paris sebagai bagian dari KKR sedunia, 20 September 1986. (REUTERS)
Pendeta Billy Graham berusia 99 tahun pada hari Selasa. Bagi saya dia akan selalu menjadi pengkhotbah Amerika. Dia memperkenalkan sebuah keyakinan yang belum pernah ada di negara kita atau bahkan dunia. Dia membawa jutaan orang beriman kepada Yesus Kristus melalui gaya khotbahnya yang sederhana dan sederhana di pedesaan.
Saya baru saja kembali dari Ashville, NC, tempat saya berbicara di Todd Starnes Fall Getaway di Billy Graham Training Center, juga dikenal sebagai The Cove. Suasana pedesaan ini terletak di Pegunungan Blue Ridge, tidak jauh dari Gunung Pisgah dan sangat dekat dari Biltmore Mansion.
The Cove adalah pengingat akan komitmen Billy Graham dan mendiang istrinya, Ruth, dalam mengajar orang-orang bagaimana mewujudkan iman mereka dalam tindakan. Pergi ke gereja pada hari Minggu saja tidak cukup. Iman adalah sesuatu yang Anda jalani setiap saat dalam hidup Anda.
Pusat pelatihan ini mengajarkan pelajaran yang diajarkan Billy Graham dengan menjadi tempat perlindungan bagi orang-orang dari seluruh dunia. Mereka datang untuk konferensi, retret dan seminar.
Di The Cove, Anda tidak pernah tahu kapan Anda bisa melihat anggota keluarga Graham. Mereka melanjutkan pekerjaan patriark mereka yang terkenal.
Saya merasa terhormat Anne Graham Lotz, putri sulung Billy Graham, datang berkunjung dan mendengarkan ceramah saya tentang musik sebagai ciptaan Tuhan. Dia memiliki pelayanan Malaikatnya sendiri dan merupakan penulis 11 buku. Dia mengucapkan beberapa patah kata kepada grup tersebut dan mengobrol sedikit tentang kabar ayahnya sebelum ulang tahunnya. Dia memberi tahu kami bahwa imannya kepada Yesus Kristus tetap kuat seperti sebelumnya.
Selama seminar, para tamu dapat mencicipi sekuel film tersebut “Tidak terputus,” kisah Louis Zamperini. Film baru berjudul “Tak Terputus: Jalan Menuju Keselamatan,” berfokus pada bagaimana orang yang selamat dari kamp penjara Perang Dunia II menjadi percaya pada pertemuan tenda Billy Graham di Los Angeles pada tahun 1949. Cucu Graham, Will, berperan sebagai kakeknya dalam film baru tersebut.
Kebangkitan tenda itulah yang menempatkan Billy Graham di panggung dunia, karena dua kata yang diucapkan penerbit surat kabar William Randolph Hearst kepada editornya: “Puff Graham.” Sisanya, kata mereka, adalah sejarah. Dari surat kabar, radio, televisi, Billy Graham mampu memikat hati banyak orang. Tapi dia selalu mengatakan itu bukan tentang dia. Itu tentang Yesus.
Menteri-menteri lain naik ke panggung untuk meneruskan jabatan Billy Graham. Para pendeta seperti Uskup TD Jakes, Pendeta Rick Warren dan Franklin Graham. Tapi Billy Graham-lah yang memulai semuanya. Sesuatu terjadi pada tahun 1949 yang selamanya mengubah cara orang memahami apa artinya menjadi orang beriman yang setia.
Selamat Ulang Tahun, Billy Graham! Terima kasih, dan Tuhan memberkati Anda!