Cara baru untuk mengobati depresi
Ini adalah potret seorang wanita dewasa yang termenung di dalam ruangan (iStock)
Ada banyak kesalahpahaman di luar sana tentang gangguan depresi mayor (MDD). Beberapa orang berpendapat bahwa orang yang mengalami depresi hanya memerlukan perubahan hati, memilih untuk memikirkan hal-hal yang membahagiakan daripada hal-hal yang menyedihkan. Ada pula yang berpendapat bahwa depresi adalah akibat dari ketidakseimbangan kimiawi di otak, namun hal ini tidak sepenuhnya salah. Namun, MDD memiliki kompleksitas yang jauh melampaui gagasan tersebut, sehingga mendorong para ilmuwan untuk menemukan cara yang lebih inovatif untuk mengobati depresi.
Perawatan perangkat lunak
Baru-baru ini, sekelompok peneliti memutuskan untuk mencoba pengobatan dengan sudut pandang baru. Mereka metodedisebut Emotional Faces Memory Task (EFMT), dikembangkan oleh dua peneliti dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai.
KEMATIAN AKTOR ‘DARAH SEJATI’: BAGAIMANA PENGGUNAAN ALKOHOL BERAT DAPAT MERUSAK KESEHATAN JANTUNG
Untuk menguji metode ini, peneliti meminta pasien mengidentifikasi emosi pada serangkaian wajah. Untuk setiap wajah, pasien juga menunjukkan semua wajah sebelumnya yang memberikan mereka emosi yang sama. Untuk kemudahan penggunaan, dokter dapat memberikan pengobatan melalui a aplikasi pada platform keterlibatan pasien yang memiliki efektivitas yang terbukti secara klinis yang disebut Intervensi Neurobehavioral Klik.
Meski terdengar sederhana, EFMT bertujuan untuk menyeimbangkan amigdala yang hiperaktif dengan korteks prefrontal, bagian otak yang mengambil keputusan terhadap informasi yang masuk.
Selama tahap pengujian, pasien yang menggunakan EFMT mengurangi gejalanya lebih dari 40 persen! Gejala pada kelompok kontrol berkurang hanya 15 persen, sehingga peneliti tidak meragukan efektivitas metode baru ini. Menurut peneliti utama dr. Brian Iacoviello membuat pengobatan ini bekerja sama baiknya dengan terapi obat dan menawarkan cara pengobatan yang jauh lebih aman dan tidak mengganggu.
Defisiensi VITAMIN D BERPERAN DALAM DEPRESI
Ilmu Depresi
Memahami depresi dimulai dengan penyebab dan respons fisik yang telah diamati para ilmuwan selama bertahun-tahun. Depresi mempunyai kompleksitas yang sangat besar karena jutaan pesan kimiawi mengendalikan suasana hati seseorang. Meskipun mereka mungkin tidak memahami setiap nuansa kasus tertentu, peneliti dapat mengamati perubahan fisiknya.
Pertama, Anda perlu memahami bahwa tubuh Anda mengendalikan emosi melalui otak. Pada penderita depresi, kondisi ini secara langsung mempengaruhi daerah amigdala, thalamus, dan hipokampus.
Menurut Harvard Medical School, para peneliti kini meyakini hal tersebut saraf generasi dan fungsi sel memainkan peran penting dalam MDD. Dalam penelitian pada hewan, para peneliti telah melihat bahwa antidepresan memang menyebabkan pertumbuhan sel saraf dan meningkatkan koneksi saraf. Fakta ini berarti bahwa para peneliti mungkin berada di jalur yang benar.
Pengamatan lain melibatkan amigdala, bagian otak yang berhubungan dengan emosi. Di sini, para ilmuwan menemukan bahwa orang yang depresi mempunyai hiperaktif di wilayah ini. Hiperaktif ini berarti mereka lebih sering duduk dan bereaksi terhadap emosi daripada yang sehat.
Intinya, mereka tidak mengatur emosinya dengan baik. Studi baru ini menunjukkan dan mendorong perlunya metode yang lebih baik untuk mengobati depresi.
Perawatan umum untuk depresi
Selain pengobatan perangkat lunak baru ini, penderita depresi dapat menggunakan beberapa metode lain. Sebagian besar memerlukan pengawasan ketat oleh dokter dan melibatkan risiko serta tingkat efektivitas yang berbeda-beda. Dalam pengobatan alternatif, orang sering kali memberikan respons yang berbeda terhadap setiap jenis dan mungkin memerlukan tekad yang tinggi untuk menemukan pengobatan yang tepat.
Antidepresan
Banyak orang dengan depresi klinis menggunakan obat-obatan untuk mengelola emosinya. Namun, kelemahan antidepresan adalah mereka menargetkan dan meningkatkan pesan kimiawi di otak.
Pada akhirnya, proses ini dapat meningkatkan fungsi saraf dan suasana hati, namun mungkin memerlukan waktu beberapa minggu. Selain itu, obat tersebut dapat menimbulkan efek samping ringan hingga berat dan bahkan dapat meningkatkan pemikiran untuk bunuh diri pada beberapa orang.
APAKAH DIET MEMBUAT ANDA DEPRESI?
Psikoterapi
Atau dikenal sebagai konseling psikologis, pasien dapat menemui ahli kesehatan mental untuk membicarakan emosi mereka. Dalam pilihan ini, profesional dapat membantu pasien mengatasi akar penyebab depresinya. Mereka bisa belajar mengendalikan emosinya. Sekali lagi, respons orang akan berbeda-beda berdasarkan kemauan dan tingkat depresinya.
Hingga saat ini, masyarakat umumnya menggunakan antidepresan dan konseling untuk melewati depresi berat. Metode-metode ini mempunyai tingkat efektivitas dan keamanan yang berbeda-beda dan tidak selalu mengatasi penyebab fisik utama. Meskipun beberapa orang mencoba pengobatan alternatif dan gaya hidup, seperti mengonsumsi suplemen, metode ini memerlukan penelitian yang lebih terbukti. Penderita depresi kini membutuhkan pengobatan yang membantu mereka menyeimbangkan dan mengendalikan emosi. Berkat penelitian inovatif di Gunung Sinai, orang-orang ini mungkin akan segera memiliki cara lain untuk mengatasi depresi mereka.
Artikel ini pertama kali muncul di AskDrManny.com.