Cara mendapatkan penawaran terbaik di toko barang bekas
Barang antik, vintage, dan bekas menambah karakter dan tampilan khas pada rumah Anda. Dan Anda sering kali dapat menemukan barang-barang tersebut dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk yang dibeli baru. Berikut lima tips dan triknya yang akan membantu Anda sukses dalam berbelanja barang bekas. Lain kali Anda mengunjungi pasar loak, pegadaian, garage sale, atau toko barang antik, cobalah taktik berikut untuk menemukan barang yang Anda sukai dengan harga yang terjangkau.
1. Berbelanja lebih awal dan sering untuk mendapatkan barang terbaik
“Burung awal akan menangkap cacing” memang benar jika menyangkut belanja barang bekas. Semakin awal Anda memulai, semakin banyak penawaran yang mungkin Anda dapatkan.
Semakin hari, toko-toko dan bahkan garage sale semakin sibuk dan ramai. Oleh karena itu, banyak hal baik yang telah diambil atau diambil. Kerumunan juga membuat penggeledahan di bilik, rak, dan meja menjadi lebih sulit. Seringkali barang terbaik ditemukan dengan menggali tumpukan, kotak, atau rak. Jika toko penuh sesak, Anda tidak akan memiliki kesabaran atau ruang untuk benar-benar mencari dan memeriksa barang.
Setelah barang terjual, sebagian besar toko barang bekas akan mengisi kembali dan memesan ulang barang. Jangan ragu untuk bertanya kepada manajer toko kapan mereka mengisi kembali barang. Hal ini dapat terjadi kapan saja sepanjang hari atau minggu, jadi jika Anda sedang mencari sesuatu yang khusus, sering-seringlah memeriksanya kembali. Dengan berbelanja lebih awal dan sering, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan barang terbaik.
2. Carilah potongan-potongan yang tersusun rapi
Hanya karena sebuah perabot hanya karena suatu aksen cantik bukan berarti kondisinya bagus. Selalu periksa barang secara menyeluruh sebelum membeli.
Ajukan pertanyaan-pertanyaan ini:
○ Jika benda tersebut mempunyai kaki, apakah benda tersebut goyah?
○ Jika ada laci, apakah laci tersebut menempel saat Anda memindahkannya keluar masuk?
○ Jika benda terbuat dari kaca atau logam, apakah terdapat lubang atau retak?
○ Jika barang perlu diperbaiki, apakah perbaikannya mudah?
○ Apakah hal ini layak untuk diperbaiki? Memiliki suatu barang yang dilapisi atau bahkan diperbaiki secara profesional bisa jadi mahal.
Jika pertanyaan ini menimbulkan tanda bahaya, mungkin pertimbangkan kembali untuk membeli. Anda menginginkan barang dalam kondisi baik atau mudah diperbaiki. Kecuali jika barang tersebut langka atau memiliki nilai sentimental, biaya perbaikannya tidak boleh lebih besar daripada membeli barang baru.
3. Negosiasikan harga
CJ Scandurro, pemilik CJ’s Antiques & Collectibles di Ponchatoula, Louisiana, mengatakan, “Jika Anda menemukan lokasi yang bagus, perahlah.” Maksudnya adalah, jika Anda menemukan toko barang bekas dengan harga bagus, pilihlah. Kenali pemilik dan pengelolanya. Hal ini akan membuka pintu negosiasi.
CJ dan istrinya, Mary, mengatakan itulah sebabnya bisnis mereka sudah ada sejak awal tahun 1989. Dia bangga karena membayar harga rendah untuk barang berkualitas dan kemudian menjualnya dengan keuntungan rendah. CJ mengetahui banyak pemilik toko lain yang mematok harga tinggi dengan harapan mendapat untung besar. Namun CJ merasa yakin bahwa taktik “beli rendah, jual rendah” telah memberinya reputasi yang kuat dan alasan bagi pelanggannya untuk kembali lagi.
TERKAIT: Dapatkan kursi rias dengan karakter bawaan
Sebagian besar toko perlu memindahkan inventaris dan terbuka untuk negosiasi. Banyak pasar loak dan toko barang antik juga memiliki vendor terpisah dengan ruang stan bisnisnya sendiri. Penjual individu ini dapat dihubungi untuk mengetahui apakah mereka juga akan mengambil harga yang lebih rendah. Dalam banyak kasus, harga yang wajar dapat diterima.
4. Belilah apa yang Anda suka
Di toko biasa, Anda biasanya dapat berbelanja untuk mendapatkan harga yang lebih baik atau kembali lagi nanti. Namun, jika menyangkut belanja barang bekas, kembali lagi nanti tidak boleh ada dalam kosakata Anda. Entah membeli sesuatu yang Anda sukai sekarang atau mengharapkannya hilang saat Anda kembali. Kecuali jika suatu barang sangat aneh atau unik, perkirakan orang lain juga akan tertarik dengan barang tersebut seperti Anda. Jika itu sesuai anggaran Anda dan Anda benar-benar menyukainya, dapatkanlah.
Ingat juga bahwa belanja barang bekas mungkin berarti semua penjualan bersifat final. Jadi jika Anda tidak menyukai karya tersebut, sebaiknya serahkan saja kepada orang berikutnya.
TERKAIT: Bagaimana memasukkan barang antik ke dalam rumah Anda
5. Carilah item yang berkarakter
Satu hal yang membuat furnitur bekas begitu menarik adalah banyaknya barang yang memiliki karakter. Kulit usang, patina pada kuningan, dan cat retak pada karya arsitektur adalah contoh fitur yang menambah karakter.
Karakter mengumpulkan item seiring waktu. Pewarnaan, pengecatan, atau pelapis dapat mempercantik suatu barang. Namun, hal ini tidak akan memberikan kualitas karakter yang dikumpulkan. Entah itu memiliki karakter atau tidak. Menemukan item dengan karakter akan sangat bergantung pada gaya desain khusus Anda. Setelah Anda melatih mata Anda, Anda akan menjadi lebih baik dalam mengenali benda-benda yang memiliki karakter nyata.