Detektif Arizona mengundurkan diri setelah mengetahui bahwa dia adalah seorang imigran ilegal

Seorang detektif di kepolisian negara bagian Arizona telah mengundurkan diri setelah mengetahui bahwa dia tinggal di negara itu secara ilegal setelah dibawa ke AS oleh keluarganya dari Meksiko pada usia muda, kata badan tersebut pada hari Rabu.

Mantan detektif Carmen Figueroa rupanya diberitahu oleh keluarganya bahwa dia lahir di AS, padahal dia sebenarnya lahir di Sinaloa, Meksiko, kata juru bicara Departemen Keamanan Publik Bart Graves.

Status Figueroa diketahui ketika Departemen Luar Negeri memproses permohonan paspor yang diajukan oleh saudara laki-lakinya, yang bertugas di Angkatan Darat AS, kata Graves.

Figueroa, 42, mengundurkan diri pada hari Senin tetapi akan dipecat jika dia tidak mengundurkan diri, kata Graves. Investigasi kriminal sedang berlangsung, katanya.

Undang-undang Arizona mewajibkan petugas polisi tersumpah untuk menjadi warga negara AS, dan Graves mengatakan lembaga kepolisian negara bagian akan memecatnya karena penipuan dan pernyataan keliru karena dia “tidak memenuhi kualifikasi”.

Statusnya pertama kali diberitakan oleh stasiun televisi Tucson KVOA.

Figueroa bekerja di Arizona selatan dan bekerja di departemen tersebut selama 10 tahun, sebagian besar waktunya sebagai petugas patroli jalan raya yang berbasis di Tucson. Dia menjadi detektif investigasi kriminal pada tahun 2010.

“Dia mengatakan kepada kami bahwa dia selalu mendapat kesan dari ibunya bahwa dia dilahirkan di negara ini, dan dia baru mengetahui pada musim panas ini… bahwa dia adalah orang asing ilegal, saya yakin, dia berkonfrontasi dengan ibunya,” Graves mengatakan kepada The Associated Press.

Figueroa “memiliki catatan yang patut dicontoh” dan keadaan kepergiannya tidak membahayakan penyelidikan atau penuntutan apa pun, kata Graves.

Upaya untuk menghubungi Figueroa untuk memberikan komentar tidak serta merta berhasil. Panggilan ke telepon wilayah Tucson yang terdaftar atas namanya tidak dibalas, dan Graves mengatakan dia tidak tahu apakah dia punya pengacara.

Dia mengatakan Departemen Keamanan Publik diberitahu tentang status Figueroa pada 22 Agustus, dan dia diberikan cuti administratif dengan gaji pada 4 September.

“Sudah jelas ketika naik rantai komando bahwa dia akan diberhentikan,” katanya.

Menurut Graves, Figueroa sebelumnya bekerja di Biro Penjara federal sebagai sekretaris dan di sistem pengadilan Kabupaten Pima sebagai sekretaris dan petugas. Ketika Figueroa dipekerjakan di kepolisian negara bagian, dia menyerahkan akta kelahiran dari Texas dan SIM serta ijazah sekolah menengah atas dari California, kata Graves.

Tidak ada yang mencurigakan mengenai dokumen-dokumen tersebut pada saat itu, namun Graves menolak untuk membahas apakah pihak berwenang kini mempertanyakan keabsahan dokumen-dokumen tersebut.

Namun, katanya, “kami benar-benar sedang melakukan diskusi mendalam untuk mencegah hal ini terjadi lagi.”

daftar sbobet