Emirates Airlines memotong penerbangan AS menyusul larangan visa Trump

Emirates, maskapai penerbangan terbesar di Timur Tengah, mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya mengurangi penerbangan ke Amerika Serikat karena penurunan permintaan yang disebabkan oleh peningkatan langkah-langkah keamanan AS dan upaya pemerintahan Trump untuk melarang pelancong dari negara-negara mayoritas Muslim.

Keputusan yang diambil oleh maskapai penerbangan milik pemerintah Dubai ini merupakan tanda terkuat bahwa tindakan yang lebih keras yang diterapkan pada pelancong AS dari Timur Tengah akan berdampak buruk secara finansial pada maskapai penerbangan Teluk yang tumbuh pesat dan telah berekspansi dengan cepat di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Dubai adalah salah satu dari 10 kota di negara mayoritas Muslim yang terkena dampak larangan membawa laptop dan barang elektronik pribadi lainnya di tas tangan dalam penerbangan AS.

Hub Emirates di Bandara Internasional Dubai, yang tersibuk ketiga di dunia, adalah titik transit utama bagi para pelancong yang terkena dampak perintah eksekutif Presiden Donald Trump yang menghentikan sementara masuknya warga negara dari enam negara.

Larangan perjalanan terbaru ini menangguhkan visa baru bagi orang-orang dari Iran, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman serta membekukan program pengungsi di negara tersebut. Seperti larangan sebelumnya yang juga mencakup warga negara Irak, larangan tersebut diblokir oleh pengadilan agar tidak berlaku.

Emirates mengatakan pengurangan ini akan berdampak pada lima dari 12 destinasinya di AS mulai bulan depan. Mereka menyebut langkah tersebut sebagai “keputusan komersial sebagai respons terhadap melemahnya permintaan perjalanan” dalam tiga bulan sejak Trump menjabat.

“Tindakan yang diambil pemerintah AS baru-baru ini terkait penerbitan visa masuk, peningkatan pemeriksaan keamanan, dan pembatasan perangkat elektronik di kabin pesawat berdampak langsung pada minat konsumen dan permintaan perjalanan udara ke AS,” kata maskapai tersebut.

Pemotongan ini akan mengurangi jumlah penerbangan AS dari hub maskapai tersebut di Dubai menjadi 101, turun dari 126 saat ini.

Penerbangan Emirates dua kali sehari ke Boston, Los Angles, dan Seattle akan dikurangi menjadi satu kali sehari. Penerbangan harian ke Ft. Lauderdale dan Orlando akan dikurangi menjadi lima per minggu.

judi bola online