Felipe Calderón meminta bantuan AS untuk membuat poster

Seperti isyarat merokok pada zaman Indian, Felipe Caderón menggunakan tanda besar untuk berkomunikasi dengan Amerika Serikat.

Usai memimpin aksi pemusnahan senjata sitaan angkatan bersenjata, Presiden Felipe Calderón mengungkap tanda besar berukuran 8 meter dan 21 meter dengan tulisan dalam bahasa Inggris “no more weapon”.

Kartel yang berada di dekat perbatasan dengan Amerika Serikat itu meminta negara tersebut berhenti mengirimkan senjata api ke Meksiko

Baliho yang berisi surat-surat senjata sitaan dan pemusnahan itu berbobot tiga ton dan dipasang di dekat jembatan internasional di Ciudad Juárez sehingga terlihat dari Amerika Serikat.

Otoritas lokal, negara bagian, dan federal menyita senjata yang digunakan untuk membuat surat tersebut, jelas Calderon.

“Teman-teman Amerika Serikat yang terkasih, Meksiko membutuhkan bantuan Anda untuk menghentikan kekerasan mengerikan yang kita derita ini,” kata Calderon dalam bahasa Inggris pada upacara pengungkapan spektakuler tersebut.

“Cara terbaik untuk mencapai hal ini adalah dengan menghentikan aliran senjata otomatis ke Meksiko,” tambahnya.

Sebelum poster tersebut diresmikan, Calderón mengawasi penghancuran lebih dari 7.500 senapan otomatis dan granat tangan di pangkalan militer di Ciudad Juárez, Chihuahua.

Kepala Negara mengatakan, sejak Desember 2006, lebih dari 140.000 senjata disita saat ia menyatakan perang terhadap perdagangan Narkotika. Lebih dari 47.500 orang telah kehilangan nyawa sejak saat itu.

Salah satu desa di Meksiko yang paling banyak hancur akibat kekerasan adalah Ciudad Juárez, di mana setidaknya 9.000 orang telah meninggal sejak tahun 2008 akibat kekerasan terkait perdagangan narkoba.

Kepala kantor Kejaksaan Agung, Marisela Morales, pada hari Kamis mengumumkan penangkapan subdelgate lembaga tersebut di negara bagian utara Coahuila karena diduga memberikan perlindungan kepada kartel narkoba brutal Zetas.

Morales mengatakan sub-bagian Claudia González dijebloskan ke penjara, meskipun dia tidak merinci tanggal penangkapan atau memberikan rincian lebih lanjut tentang kasus tersebut. González didedikasikan untuk Saltillo, ibu kota Coahuila.

Coahuila, negara bagian yang berbatasan dengan Texas, mengalami peningkatan kekerasan akibat perselisihan antara Zetas dan kartel narkoba Sinaloa mengenai penguasaan jalur pengiriman narkoba ke Amerika Serikat.

Ap -sumber

Ikuti kami untuk Twitter.com/foxnewslatino
Agreganos masuk facebook.com/foxnewslatino


Singapore Prize