Film biografi George Floyd ‘Daddy Changed the World’ mendapat lampu hijau, diproduksi oleh putrinya yang berusia 10 tahun

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Studio film dan penulis skenario terkemuka sedang mengerjakan film biografi tentang kehidupan George Floyd, pria yang kematiannya dalam tahanan polisi memicu protes kekerasan pada musim panas tahun 2020.

“Proyek ini tidak akan berupa film biografi semata, namun sebuah drama kelam tentang seorang pria dan komunitasnya yang dimasukkan ke dalam sorotan sejarah,” reporter film senior Deadline, Matt Grobar menulis. “Dia tidak akan digambarkan sebagai orang yang sempurna, tapi sebagai orang yang memiliki kelemahan dan berlapis-lapis seperti kita semua. Narasinya juga akan membahas peristiwa-peristiwa meresahkan yang menyebabkan pembunuhannya oleh seorang petugas polisi, sebuah insiden yang memicu protes global dan seruan baru untuk keadilan.”

Film biografi, “George Floyd: Daddy Changed the World,” dilaporkan dibuat oleh beberapa studio, termasuk Radar Pictures, 8 Queens Film & Media, dan Night Fox Entertainment. Film ini adalah milik keluarga dan putri Floyd, Gianna Floyd, yang berusia 6 tahun ketika dia meninggal, dan ibunya, Roxie Washington, akan bertindak sebagai produser eksekutif.

Floyd, pria kulit hitam berusia 46 tahun, meninggal pada tanggal 25 Mei 2020 saat ditahan oleh polisi Minneapolis, sehingga memicu protes global yang terkadang berubah menjadi kekerasan dan memicu perhitungan rasial di Amerika Serikat.

Damarra Atkins memberi penghormatan kepada George Floyd di mural di George Floyd Square di Minneapolis, 23 April 2021. (Foto AP/Julio Cortez, File)

DEWAN SOSIALIS CHICAGO MENGATAKAN ‘RASIS’ UNTUK MENGHUKUM KEJAHATAN, AMERIKA ADALAH ‘Masyarakat SAMPAH’

“Kami sangat gembira bahwa dunia akan melihat George yang nyata, periang, dan penuh kasih sayang seperti yang kita kenal,” kata Washington kepada outlet berita tersebut. “Film ini akan memanusiakannya, mewujudkan esensi kehidupannya, dan semoga menghidupkan kembali upaya untuk mengesahkan Undang-Undang Keadilan dalam Kepolisian George Floyd. Sudah waktunya untuk keadilan dan kesetaraan bagi semua.”

Dia melanjutkan dengan menyatakan, “Kita perlu melakukan perubahan dengan cepat. Tidak ada anak lain yang harus kehilangan ayah mereka seperti Gianna. Kami berterima kasih kepada semua orang yang berdiri dan memprotes bersama kami. Warisan George akan terus hidup melalui film ini.”

Timothy Christian, yang akan membantu memproduksi film tersebut atas nama Night Fox, mengatakan: “Pembunuhan George Floyd adalah momen yang tragis dan memalukan dalam sejarah negara kita. Kisahnya, meskipun menyakitkan, layak untuk diceritakan, dan saya bersyukur menjadi bagian darinya.”

George Floyd meninggal pada 25 Mei setelah bertemu dengan empat petugas polisi Minneapolis. Seorang hakim Minnesota pada hari Jumat memerintahkan pelepasan rekaman dari dua kamera tubuh polisi yang menangkap pertemuan mereka dengan Floyd. (AP)

KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN MEDIA DAN BUDAYA LEBIH LANJUT

Kaeita Rankin, yang bertindak sebagai produser atas nama 8 Queens, mengatakan: “Saya berkomitmen untuk menggunakan platform dan bakat saya untuk memberikan dampak positif di dunia. Dengan menceritakan kisah George Floyd dan menyoroti ketidakadilan yang dihadapi oleh komunitas yang terpinggirkan, saya berharap dapat menginspirasi perubahan dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang dan generasi masa depan George Floyd. Suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari proyek penting ini.”

Sementara film tersebut dikabarkan masih mencari sutradara, Gregory R. Anderson akan menulis skenarionya. Anderson terkenal karena hit tahun 2007 “Stomp the Yard” dan sebagai produser untuk “The Family Business” di Netflix dan “The Black Hamptons” di BET Networks/Paramount Global.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Paul Best dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.

taruhan bola