Gerak tari seorang wanita dapat memberikan petunjuk tentang kesuburannya
Dalam arti baru “tarian kesuburan”, gerakan seorang wanita di lantai dansa dapat mengungkapkan petunjuk yang menggiurkan tentang kemungkinannya untuk hamil.
Wanita di fase subur dari siklus menstruasi mereka dinilai oleh pria sebagai penari yang lebih menarik dibandingkan wanita dalam fase kurang subur, sebuah studi baru menemukan. Penelitian ini menunjukkan bahwa ovulasi pada manusia tidak tersembunyi seperti dugaan para ilmuwan, kata peneliti studi Bernhard Fink dari Universitas Göttingen di Jerman.
“Perubahan ini tidak kentara, dan perempuan mungkin tidak selalu menyadarinya. Namun, laki-laki tampaknya mendapatkan informasi tentang status kesuburan perempuan dari isyarat ini,” kata Fink kepada LiveScience.
Tip Kesuburan
Penelitian sebelumnya telah menemukan petunjuk bahwa perilaku perempuan sedikit berubah selama fase suburpeningkatan hasrat seksual menjadi a preferensi untuk pria dengan rahang yang kuat. Penelitian juga menunjukkan bahwa pria lebih menyukai suara, bau, bahkan daya tarik wajah wanita saat fase subur dibandingkan fase tidak subur. Sebuah penelitian terkenal tahun 2007 bahkan menemukan bahwa penari eksotik mendapatkan tip yang lebih baik selama fase subur dalam siklus mereka.
Para penari eksotik tersebut melakukan kontak dekat dengan kliennya, yang berarti kemungkinan peningkatan daya tarik mereka selama masa subur bisa jadi disebabkan oleh gerakan, penciuman, atau faktor lainnya. Dalam studi barunya, Fink dan rekan-rekannya mereduksi variabel menjadi sekedar soal pergerakan.
Para peneliti meminta 48 wanita berusia antara 19 dan 33 tahun untuk menari mengikuti irama drum yang identik selama fase folikular akhir, atau fase subur, dari siklus mereka dan fase pertengahan luteal yang tidak subur. Kesuburan diukur dengan menghitung mundur dari menstruasi terakhir wanita tersebut. Dua ratus pria, sebagian besar mahasiswa sarjana dan pascasarjana, kemudian menjadi siluet wanita menari. Rambut ditarik ke belakang dan para wanita mengenakan pakaian yang dirancang serupa untuk meminimalkan perbedaan di antara mereka.
Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun para pria tidak mengetahui bahwa kesuburan sedang diteliti, mereka menilai wanita subur sebagai penari yang lebih menarik dibandingkan wanita dalam fase tidak subur. Para peneliti juga merekam siluet berjalan perempuan tersebut dan menemukan bahwa gaya berjalan perempuan subur juga dinilai lebih menarik dibandingkan perempuan tidak subur. (10 fakta aneh tentang tubuh wanita)
Ovulasi yang Tidak Terlalu Tersembunyi
Fink dan rekan-rekannya menduga bahwa fluktuasi hormon estrogen – yang dapat memengaruhi kekuatan otot, ligamen, dan tendon – mungkin menjadi alasan mengapa wanita tampak bergerak berbeda saat mereka dalam masa subur. Para peneliti melaporkan hasilnya secara online pada 27 Juni di jurnal Personality and Individual Differences.
“Penelitian ini menunjukkan – sekali lagi – bahwa klaim umum mengenai ‘ovulasi tersembunyi’ pada wanita perlu dipertimbangkan kembali,” kata Fink.
Para ilmuwan dulu percaya bahwa perempuan berevolusi untuk menyembunyikan ovulasi mereka daripada mengalami “panas” seperti mamalia lainnya. Keuntungan dari ovulasi rahasia adalah mempertahankan pasangan, sehingga mendorong monogami dan pengasuhan orang tua. Namun kenyataannya, kata Fink, pria sepertinya bisa mendeteksi kesuburan, meski belum jelas apakah ini merupakan keuntungan evolusioner bagi wanita atau merupakan efek samping perubahan hormonal yang tidak diinginkan.
Ikuti Stephanie Pappas di Twitter @sipappas atau LiveScience @ilmu hidup. Kami juga aktif Facebook & Google+.