Gereja di Texas, tempat terjadinya penembakan fatal, harus dihancurkan, kata pendeta

Gereja di Texas, tempat seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dan menewaskan lebih dari dua lusin orang pada hari Minggu, akan dibongkar, kata pendeta tersebut minggu ini, dengan mengatakan bahwa bangunan tersebut “terlalu kuat untuk dijadikan pengingat” akan pembantaian mematikan tersebut.

Pendeta Frank Pomeroy mengatakan kepada para pemimpin Southern Baptist Convention bahwa akan sangat menyakitkan jika terus menggunakan First Baptist Church di Sutherland Springs sebagai tempat ibadah. Ia berharap situs tersebut bisa diubah menjadi tugu peringatan 26 orang yang tewas.

Dia menambahkan bahwa dia ingin membangun gedung baru di properti milik gereja. Juru bicara nasional Southern Baptist mengatakan Pomeroy membahas rencana tersebut dengan para eksekutif puncak denominasi tersebut, yang melakukan perjalanan ke komunitas pedesaan untuk menunjukkan dukungan.

Gereja Baptis Pertama di Sutherland Springs. (Berita Rubah)

Lokasi penembakan massal sebelumnya juga telah dihancurkan selama bertahun-tahun. Sekolah Dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut, diganti dengan gedung sekolah baru di tempat lain setelah seorang pria bersenjata membunuh 20 anak-anak dan enam orang dewasa pada bulan Desember 2012. Gedung sekolah Amish dengan satu ruangan di dekat Lancaster, Pennsylvania, dihancurkan pada tahun 2006, 10 hari setelah seorang pria bersenjata menyandera anak-anak dan menembak mati 1 gadis 3.

“Apapun yang menggerakkan kejahatan yang menimpa gereja kecil itu, jika penyerangnya ingin membungkam kesaksian iman mereka, maka mereka gagal.”

— Wakil Presiden Pence

Pemilik klub malam Pulse di Orlando, Florida, mengubah gedung tersebut menjadi tugu peringatan bagi 49 korban tewas pada Juni 2017.

Pomeroy dan istrinya sedang berada di luar kota ketika Devin Kelley menerobos masuk ke dalam gereja pada tanggal 5 September dan menembaki sekelompok pengunjung gereja, menewaskan 26 orang, termasuk seorang bayi yang belum lahir, dan menyebabkan 20 lainnya terluka. Putri Pomeroy, Annabelle, termasuk di antara orang yang terbunuh hari itu.

Sebelas orang masih dirawat di rumah sakit pada Kamis, kata juru bicara Sistem Kesehatan Universitas di San Antonio. Dua orang dewasa dan dua anak masih dirawat di rumah sakit, dengan kondisi mereka berkisar dari baik hingga kritis.

Wakil Presiden Pence bergabung dengan Gubernur Texas Greg Abbott pada upacara peringatan bagi para korban pada hari Rabu setelah bertemu dengan umat paroki yang terluka di rumah sakit San Antonio dan keluarga mereka yang tewas di Floresville. Pence menyebut Kelley “gila” dan mengatakan insiden itu adalah penembakan massal terburuk di sebuah gereja dalam sejarah Amerika.

Wakil Presiden Pence memeluk Evelyn Hill di Sekolah Menengah Florseville saat singgah di Texas untuk menghibur mereka yang terkena dampak penembakan di gereja. (AP)

“Apa pun yang memicu kejahatan yang menimpa gereja kecil itu, jika penyerangnya ingin membungkam kesaksian iman mereka, maka mereka gagal,” kata Pence.

Polisi terus mengungkap lebih detail tentang masa lalu Kelley dan apa yang mendorongnya melakukan pembantaian tersebut. Sheriff Wilson County Joe Tackitt mengatakan pada hari Selasa bahwa Kelley menghadiri festival musim gugur di gereja Sutherland Springs lima hari sebelum penembakan. Pihak berwenang yakin pria bersenjata itu melakukan serangan itu karena perselisihan rumah tangga antara dia dan ibu mertuanya, Michelle Shields. Dia tidak hadir pada kebaktian hari Minggu itu.

Gereja Texas 2

Pekerja di First Baptist Church di Sutherland Springs. (Berita Rubah)

Pence mengatakan pada Rabu pagi bahwa Presiden Trump telah memerintahkan badan-badan federal untuk memberikan bantuan yang lebih luas dalam penyelidikan, termasuk 100 agen FBI yang berada di lokasi kejadian.

Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

lagutogel