Gubernur Martinez mengatakan New Mexico tertinggal dalam hal pendidikan tinggi, sehingga diperlukan reformasi
Gubernur New Mexico Susana Martinez berbicara pada Kamis, 18 September 2014, pada Konferensi Kebijakan Publik Domenici 2014 di Las Cruces Convention Center di Las Cruces, NM (AP PHOTO/Las Cruces Sun-News, Robin Zielinski) ((AP PHOTO/Las Cruces Sun-News, Robin Zielinski))
ALBUQUERQUE, NM (AP) – New Mexico “gagal” dalam meluluskan mahasiswanya tepat waktu, dan universitas harus mempertimbangkan sejumlah reformasi untuk melawan tingginya angka kemiskinan di negara bagian itu, kata Gubernur Susana Martinez pada hari Rabu.
Berbicara pada pertemuan puncaknya mengenai pendidikan tinggi di Universitas New Mexico, gubernur Partai Republik mengatakan universitas harus meningkatkan upaya konseling dan mengurangi program gelar sarjana menjadi 120 jam.
“Kita gagal memenuhi salah satu harapan terpenting yang dimiliki warga New Mexico terhadap kita: untuk lulus (siswa) dan lulus tepat waktu,” kata Martinez.
Lamanya waktu untuk lulus merugikan perekonomian negara bagian dan menghambat upaya untuk mengurangi kemiskinan di salah satu negara bagian termiskin di negara ini, katanya.
Data Biro Sensus AS yang dirilis tahun lalu menunjukkan bahwa 21,9 persen penduduk New Mexico hidup dalam kemiskinan. Hanya Mississippi yang memiliki jumlah penduduk miskin lebih banyak.
Lebih lanjut tentang ini…
Secara nasional, angkanya adalah 15,8 persen.
Perguruan tinggi di New Mexico harus mempertimbangkan untuk mengunci tarif kuliah bagi siswa yang tinggal dan bekerja dengan jadwal empat tahun untuk mencegah siswa dari mempertimbangkan berbagai pilihan karir. kata Martinez.
“Eksplorasi adalah hal yang baik,” kata Martinez. “Banyak anjing liar yang tidak.”
Gubernur juga mengatakan sekolah-sekolah menengah perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mempersiapkan siswanya, mengingat banyak siswa yang masuk perguruan tinggi memerlukan pekerjaan perbaikan.
Komisi Pendidikan Tinggi Antar Negara Bagian Barat mengatakan tingkat kelulusan perguruan tinggi enam tahun di negara bagian itu adalah 46 persen. Secara nasional sebesar 69 persen.
Penelitian menunjukkan bahwa kelas perbaikan, kredit yang tidak dapat dipindahtangankan, dan kredit tambahan telah meningkatkan waktu yang dibutuhkan mahasiswa New Mexico untuk lulus, kata Bruce Vandal, wakil presiden senior dari Complete College America. Dia menyarankan agar New Mexico melihat reformasi baru-baru ini di Universitas Negeri Georgia di Atlanta dan mengkaji bagaimana sekolah tersebut telah meningkatkan tingkat kelulusan, terutama siswa kulit berwarna.
National Student Clearinghouse Research Center, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada penelitian dan kebijakan pendidikan, tahun lalu menempatkan New Mexico sebagai negara dengan penurunan pendaftaran terbesar secara nasional.
Menurut laporan tersebut, pendaftaran di perguruan tinggi dan universitas turun sebesar 8,3 persen antara musim semi 2014 dan musim semi 2015. Angka ini sangat tajam dibandingkan dengan penurunan pendaftaran sebesar 1,9 persen secara nasional. Secara total, pendaftaran pendidikan tinggi di negara bagian tersebut mengakibatkan berkurangnya jumlah siswa sekitar 10.900 orang.
Sukai kami Facebook
Ikuti kami Twitter & Instagram