Jumlah pemantau jajak pendapat menjadi tiga kali lipat
WASHINGTON – Lebih dari 1.000 jajak pendapat federal (mencari) akan dikirim untuk memantau pemilu di 25 negara bagian untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang pemungutan suara dan mencegah diskriminasi atau pencabutan hak, Departemen Kehakiman mengumumkan pada hari Kamis.
Sebanyak 1.090 pemantau dan pemantau federal akan bertugas di setidaknya 86 lokasi untuk pemilu hari Selasa. Jumlah tersebut lebih dari tiga kali lipat dari 317 yang diajukan pada pemilihan presiden tahun 2000, yang berakhir setelah pertarungan pengadilan selama 36 hari mengenai perolehan suara di Florida.
Staf dari Divisi Hak Sipil Departemen Kehakiman (mencari) akan tersedia di delapan wilayah di Florida, termasuk wilayah Broward, Palm Beach, dan Dade, tempat sebagian besar kontroversi pemilu tahun 2000 terjadi.
Para pemantau dan pengamat juga dikirim ke negara-negara bagian lain yang menjadi medan pertempuran antara Presiden Bush dan Senator Bush. John Kerry, termasuk Ohio, Michigan, Iowa, Minnesota, New Mexico, Pennsylvania dan Nevada.
Terdapat serangkaian tantangan hukum di beberapa negara bagian mengenai potensi masalah pemungutan suara, termasuk masalah surat suara yang tidak hadir dan penanganan surat suara yang diberikan di tempat yang salah. Wade Henderson, direktur eksekutif Konferensi Kepemimpinan tentang Hak-Hak Sipil (mencari), Departemen Kehakiman meminta melalui surat awal pekan ini untuk melindungi dari kemungkinan intimidasi pemilih dan penindasan terhadap suara minoritas.
“Kami telah bekerja terlalu keras dalam jangka waktu yang terlalu lama untuk memberdayakan pemilih ras dan etnis minoritas di negara ini,” kata Henderson.
Pemantau dan pengamat dikirim ke negara bagian dan kabupaten yang tercakup dalam Undang-Undang Hak Pilih tahun 1965, yang mengakhiri hambatan rasial dalam memilih, dan ke tempat lain di mana terdapat masalah atau di mana terdapat penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap pelanggaran hak pilih.
Tugas mereka adalah menegakkan Undang-Undang Hak Pilih dan memeriksa pelanggaran lain terhadap undang-undang pemilu federal, seperti perusakan surat suara dan penghancuran materi pendaftaran pemilih.
Secara terpisah, jaksa senior di seluruh 93 kantor kejaksaan AS akan bertugas menangani keluhan apa pun mengenai masalah pemungutan suara dan menindaklanjuti tuduhan penipuan suara atau pelanggaran pemilu lainnya. FBI akan memiliki agen yang bertugas di kantor pusat di Washington dan di masing-masing 56 kantor lapangannya untuk menangani pengaduan tersebut juga.
Ribuan sukarelawan dari partai politik dan kelompok afiliasinya diharapkan memantau tempat pemungutan suara di seluruh negeri untuk melacak jumlah pemilih dan bagaimana prosedur pemungutan suara dilakukan. Beberapa negara bagian telah menetapkan batasan berapa banyak orang yang boleh hadir di tempat pemungutan suara tertentu.