Kebakaran hutan di Portugal: Sedikitnya 61 orang tewas, sebagian besar berada di dalam mobil yang dilalap api

Sedikitnya 61 orang tewas dalam beberapa kebakaran hutan yang hebat di Portugal tengah, banyak dari mereka terjebak di dalam mobil saat api menyapu jalan, kata para pejabat pada Minggu.

Pejabat Kementerian Dalam Negeri Jorge Gomes mengatakan sedikitnya 16 orang tewas ketika kendaraan mereka dilalap api di jalan antara kota Figueiro dos Vinhos dan Castanheira de Pera, Sky News melaporkan.

“Awan asap sangat rendah sehingga tidak memungkinkan helikopter dan pesawat pemadam kebakaran bekerja secara efisien, namun kami melakukan segala yang mungkin dan tidak mungkin untuk memadamkan api ini,” katanya.

Sebuah mobil yang terbakar terlihat setelah kebakaran hutan di dekat Pedrogao Grande, di Portugal tengah, 18 Juni 2017. (REUTERS/Rafael Marchante)

Hampir 60 orang lainnya terluka, termasuk empat petugas pemadam kebakaran dan seorang anak di bawah umur yang terluka parah, kata Gomes kepada stasiun televisi negara RTP.

RTP menunjukkan gambar mengerikan dari beberapa orang di jalan yang mencoba melarikan diri dari asap tebal yang mengurangi jarak pandang hingga beberapa meter ke depan. Seorang pria muda terlihat berbagi sebotol air dengan seorang wanita yang putus asa saat dia tersandung di jalan.

Sambaran petir diyakini menjadi penyebab kebakaran di kawasan Pedrogao Grande setelah penyelidik menemukan sebatang pohon yang tumbang saat terjadi “badai petir kering”, kata kepala polisi kehakiman nasional kepada media Portugal. Badai petir kering sering terjadi ketika air yang jatuh menguap sebelum mencapai tanah akibat suhu tinggi. Pihak berwenang sebelumnya mengatakan suhu panas 104 F dalam beberapa hari terakhir mungkin berperan dalam kebakaran di sekitar 150 kilometer timur laut Lisbon. Sekitar 700 petugas pemadam kebakaran telah berusaha memadamkan api sejak Sabtu, kata Gomes.

Perdana Menteri Antonio Costa menyebut kebakaran baru-baru ini sebagai “tragedi terbesar dalam kehidupan manusia yang pernah kita alami selama bertahun-tahun.”

Costa mengatakan petugas pemadam kebakaran kesulitan mendekati lokasi kejadian karena kebakaran yang sangat besar. Dia menambahkan bahwa pihak berwenang Portugal sedang berupaya mengidentifikasi para korban dan tim penyelamat Spanyol akan membantu upaya mengendalikan api.

Seorang pria di balkon sebuah rumah memandangi kebakaran hutan yang berkobar di sebuah bukit di atas kota Avelar, Portugal tengah, sebelum matahari terbit Minggu, 18 Juni 2017. (Foto AP/Armando Franca)

“Prioritasnya saat ini adalah menyelamatkan orang-orang yang mungkin masih berada dalam bahaya,” katanya pada Minggu.

Dinding besar asap tebal dan api merah terang menjulang tinggi di atas pepohonan dekat rumah-rumah di kawasan hutan. Penduduk setempat Isabel Brandao mengatakan kepada The Associated Press bahwa dia mengkhawatirkan nyawanya.

“Kami melihat api kemarin, tapi mengira apinya sangat jauh. Saya tidak menyangka akan sampai sejauh ini,” katanya. “Pada pukul 03.30 ibu mertua saya segera membangunkan saya dan kami tidak pernah tidur lagi. Kami takut api akan menimpa kami.”

Badan perlindungan sipil Portugal, yang mengoordinasikan upaya pemadaman kebakaran, mengeluarkan peringatan pada hari Jumat tentang peningkatan risiko kebakaran hutan. Mengutip suhu yang tinggi, dikatakan bahwa semua kebakaran di luar ruangan dilarang.

Portugal Api 2 AP

Petugas pemadam kebakaran dari Garda Nasional Republik Portugal berupaya mencegah kebakaran hutan mencapai kota Avelar, Portugal tengah, saat matahari terbit Minggu, 18 Juni 2017. (Foto AP/Armando Franca)

Uni Eropa telah mengaktifkan upaya perlindungan sipil untuk membantu Portugal memadamkan api. Komisaris Uni Eropa untuk Bantuan Kemanusiaan dan Manajemen Krisis Christos Stylianides menyampaikan belasungkawa kepada para korban dalam sebuah pernyataan, dengan mengatakan “Uni Eropa sepenuhnya siap membantu.”

Cerita terkait…

Stylianides mengatakan bahwa sebagai tanggapan atas permintaan bantuan dari Portugal, Spanyol dan Perancis, keduanya mengirimkan pesawat untuk membantu memadamkan api. Prancis mengirimkan tiga pesawat, sementara Spanyol mengirimkan beberapa pesawat pemadam kebakaran, termasuk dua pesawat pengebom air, untuk membantu memadamkan api.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy menulis di Twitter bahwa ia “sangat terpukul dengan tragedi di Pedrogao Grande. Rakyat Portugal dapat mengandalkan solidaritas, dukungan, dan perhatian kami.”

Baca lebih lanjut dari Sky News.

Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

lagutogel