Kecelakaan Bandara Teterboro: 2 orang tewas setelah Learjet menabrak gedung
Dua anggota awak tewas Senin ketika sebuah jet bisnis menabrak sebuah gedung dekat Bandara Teterboro di New Jersey, kata penyelidik.
Learjet 35 mendekati landasan pacu di bandara Carlstadt ketika jatuh sekitar pukul 15.30, menurut pernyataan dari Federal Aviation Administration. Teterboro berjarak kurang dari 10 mil sebelah barat Kota New York.
Tidak ada penumpang lain di dalamnya.
Pesawat tersebut didaftarkan di Billings, Mont., ke sebuah perusahaan bernama A&C Big Sky Aviation, yang memiliki alamat tempat tinggal. Pemilik kediaman tersebut adalah Daniel dan Julane Wells.
Pesawat itu jatuh sekitar seperempat mil dari bandara di kawasan industri, memicu kebakaran yang menimbulkan asap hitam tebal ke udara.
Bandara ditutup setelah kecelakaan itu. Penerbangan berangkat dilanjutkan pada malam hari, tetapi penerbangan kedatangan tidak diperbolehkan.
Wali Kota Craig Lahullier mengatakan seluruh pegawai kota telah meninggalkan lokasi sehari sebelum pesawat itu jatuh di sebelah gedung Departemen Pekerjaan Umum miliknya.
“Sudah kubilang, ini keajaiban,” katanya. “Syukurlah orang-orang itu sudah pergi, hanya itu yang bisa kukatakan.”
KEJADIAN BUS MARYLAND: SETIDAKNYA 30 CEDERA, KEBANYAKAN ANAK-ANAK
Juru bicara kota Joe Orlando mengatakan potongan mesin yang meleleh dapat dilihat di reruntuhan yang hangus, bersama dengan roda dan bagian badan pesawat. Saksi mata mengatakan mereka mendengar dentuman keras, diyakini ban mobil meledak karena panas dan kobaran api.
Orlando meninggalkan gedung pekerjaan umum sekitar 15 menit sebelum pesawat menabrak. Ketika dia kembali, dia melihat mesin pesawat tergeletak di tanah.
“Kalau kejadiannya 20 menit lebih awal, orang-orang pasti sudah berada di dalam mobilnya,” ujarnya. “Itu adalah hal pertama yang saya pikirkan: ‘Saya baru saja di sana.’ Anda bisa melihat bilah kipas, roda pendaratan. Ban mobil pecah.”
Penyebab kecelakaan sedang diselidiki.
Layanan Cuaca Nasional memperingatkan adanya angin kencang dengan kecepatan 15 hingga 45 mph dengan hembusan hingga 75 mph tepat sebelum pesawat jatuh.
Juru bicara kepolisian Carlstadt mengatakan jet itu tampaknya miring sebelum jatuh.
Steve Case, seorang pengusaha dan salah satu pendiri AOL, menulis dalam postingan Instagram bahwa pesawat tersebut tampaknya ketinggalan belokan dan jatuh beberapa ratus meter dari bandara. Dia kemudian naik pesawat lain di bandara.
Jet itu terbang dari Teterboro menuju Bedford, Massachusetts, Senin dini hari. Pesawat itu terbang ke Philadelphia Senin pagi sebelum berangkat ke Teterboro sekitar jam 3 sore
Dimiliki oleh Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey, Teterboro adalah bandara tertua yang beroperasi di Kota New York. Terletak di daerah padat penduduk di utara Stadion MetLife, rumah bagi NFL New York Jets dan New York Giants, tempat ini merupakan lokasi puluhan lepas landas dan pendaratan setiap hari dan merupakan tempat pendaratan favorit bagi perusahaan dan jet mewah lainnya.
Bandara ini pernah menjadi lokasi kecelakaan pada tahun 2005: Sebuah jet perusahaan gagal lepas landas, melintasi jalan raya yang sibuk dan menabrak sebuah gudang. Tidak ada korban jiwa, namun lebih dari 20 orang luka-luka.
Pada tahun 2009, sebuah pesawat yang lepas landas dari Teterboro menabrak helikopter wisata di atas Sungai Hudson, menewaskan sembilan orang di kedua pesawat tersebut. Investigasi federal kemudian menetapkan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh pengontrol lalu lintas udara bandara yang terganggu oleh panggilan telepon pribadi menjadi penyebab kecelakaan itu.
Tamara Gitt dari Fox News dan Associated Press berkontribusi pada laporan ini.
Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut dari Fox 5 NY.