Keuntungan Martha Stewart naik, penjualan iklan turun

Keuntungan Martha Stewart naik, penjualan iklan turun

Martha Stewart Hidup Omnimedia (MSO) membukukan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan pada hari Kamis, namun mengatakan penjualan iklan terus mengalami penurunan di tengah masalah hukum yang dihadapi pendirinya.

Kata perusahaan media dan merchandise milik Martha Stewart (Mencari) terhambatnya proses peradilan merugikan pendapatan iklan dan perusahaan memperkirakan kerugian untuk kuartal ini. Saham turun 3 persen di awal perdagangan.

Martha Stewart Living mengatakan pihaknya telah “bersiap menghadapi berbagai kemungkinan hasil” dari persidangan pidana Stewart. Pertimbangan juri dalam kasus ini dimulai Rabu.

Kepala Eksekutif Sharon Patrick mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hasil kuartal keempat melebihi ekspektasi, namun “kami terus merasakan dampak negatif dari kejadian seputar situasi hukum pribadi Martha Stewart.”

Laba bersih adalah $4,6 juta, atau 9 sen per saham, membalikkan kerugian tahun sebelumnya sebesar $2 juta, atau 4 sen per saham. Pendapatan turun menjadi $70,9 juta dari $77,6 juta pada kuartal sebelumnya.

Perusahaan tersebut memperkirakan kerugian sebesar 20 sen per saham pada kuartal pertama saat ini, akibat penurunan iklan. Tahun lalu andalannya Majalah Martha Stewart Hidup (Mencari) melihat halaman iklan turun sebesar 35 persen.

Perkiraan rata-rata para analis untuk kuartal pertama adalah kerugian sebesar 12 sen per saham, menurut dua analis yang disurvei oleh Reuters Research, sebuah unit dari Reuters Group Plc.

Martha Stewart, yang mengubah bisnis katering menjadi kerajaan media, dituduh berbohong kepada penyelidik tentang penjualan saham yang mencurigakan di perusahaan obat ImClone Systems Inc.IMCL). Dia mengaku tidak bersalah.

Perusahaannya tidak dituduh melakukan kejahatan apa pun. Namun para analis mengatakan masa depannya mungkin bergantung pada hasil persidangan karena bisnis tersebut sangat erat kaitannya dengan reputasi pribadinya.

Laba operasional pada kuartal keempat adalah 10 sen per saham. Angka tersebut mengalahkan target rata-rata analis sebesar 6 sen per saham, menurut perusahaan riset Reuters Research.

Perusahaan membukukan kerugian operasional sebesar 3 sen per saham tahun sebelumnya. Tidak termasuk biaya restrukturisasi khusus, perusahaan membukukan keuntungan 6 sen per saham.

Sepanjang tahun 2003, perusahaan ini kehilangan 4 sen per saham secara operasional, kerugian tahunan pertama sejak perusahaan tersebut go public pada tahun 1999. Namun mereka mengatakan posisi keuangannya tetap kuat dengan uang tunai sebesar $169 juta dan tidak ada hutang di neracanya.

Perusahaan menghadapi tuntutan hukum dari mitra ritel Kmart Holdings Corp. atas sengketa royalti yang menurut Kmart merupakan utangnya. Martha Stewart Living mengatakan pihaknya berencana untuk melawan kasus ini dan menegakkan ketentuan perjanjiannya dengan Kmart.

Dikatakan pihaknya mengecualikan $3,3 juta royalti yang disengketakan dari hasil kuartal keempat karena litigasi.

Secara keseluruhan, pendapatan merchandising triwulanan meningkat, dibantu oleh penjualan produk liburan yang dijual di toko Kmart dan lini furnitur baru.

Saham perusahaan telah naik tahun ini di tengah optimisme mengenai kemungkinan hasil persidangan Stewart. Sahamnya telah meningkat sekitar 40 persen sejak awal tahun 2003.

sbobet