Koleksi Anggur 101: 3 Faktor yang Membantu Anggur Menua dengan Anggun

Suhu sejuk 55 derajat, kelembapan 70 persen dan rak sudah terpasang. Kondisi gudang anggur baru Anda sempurna. Jadi anggur apa yang harus dimasukkan ke dalamnya? Karena hanya 1 persen dari anggur yang diproduksi dimaksudkan untuk ditingkatkan seiring bertambahnya usia, Anda tidak bisa begitu saja mengambil botol bekas dari rak.

Berikut tiga faktor yang bertindak sebagai pengawet, yang sangat penting dalam membantu anggur menua dengan baik:

Keasaman

Keasaman, terutama dalam bentuk asam tartarat dan malat, ditemukan pada anggur putih dan merah. Kehadirannya ditentukan oleh varietas anggur, wilayah, iklim, dan bahkan pengaruh pembuat anggur. Keasaman dalam anggur dianggap sebagai sensasi kesemutan di sepanjang sisi lidah Anda yang kemudian membuat mulut Anda berair – seperti menggigit irisan lemon. Anggur yang ditanam di iklim dingin memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan biasanya mengandung riesling, chardonnay, sauvignon blanc, pinot noir, dan sangiovese.

Contoh: Joseph Drouhin Clos des Mouches White, Burgundy, Prancis, 2012: White Burgundy, yang dibuat secara eksklusif dari anggur chardonnay, secara historis merupakan salah satu anggur putih paling populer di dunia. Contohnya adalah warna kuning lemon cerah dengan aroma rempah-rempah apel, vanilla, dan honeysuckle yang harum. Langit-langitnya memperlihatkan lapisan crème brulée, apel emas, dan bumbu kue dalam bingkai elegan dengan sentuhan akhir panjang bernuansa mineral. Jendela minum yang direkomendasikan: 2017-2024.

Tanin

Tanin adalah pengawet alami yang melindungi wine dari kehancuran no. 1 musuh – oksidasi. Kulit dan biji anggur serta tong kayu ek adalah sumber utama tanin, paling sering dikaitkan dengan anggur merah. (Anggur putih tidak bersentuhan dengan kulitnya dalam waktu lama dan tidak menghabiskan banyak waktu di dalam kayu ek.) Tanin memberikan sensasi “mencengkeram” di langit-langit mulut di mana kelembapan terasa hilang dari mulut Anda. Wine dengan kadar tanin tinggi dibuat dari buah anggur berkulit tebal yang biasanya banyak mendapat perlakuan kayu ek, antara lain cabernet sauvignon, cabernet franc, merlot, syrah, petite sirah, nebbiolo, dan tannat.

Contoh: Kolam Bulat Cabernet Sauvignon, Rutherford, California, 2012: Cabernet sauvignon California terkenal karena kemampuannya menua dengan anggun, dan anggur ini tidak terkecuali. Warnanya merah keunguan dengan aroma hangat buah hitam, kirsch, dan rempah-rempah. Rasa ceri hitam, blackberry, adas manis, moka, dan rempah-rempah menemani tanin yang kuat dan hasil akhir yang indah. Jendela minum yang direkomendasikan: 2015-2024

Gula

Gula bertindak sebagai pengawet dalam anggur dan, jika diimbangi dengan asam, dapat membantu anggur menua selama beberapa dekade. Tebu (dikenal sebagai “RS”) ada dalam anggur ketika fermentasi dihentikan sebelum gula sepenuhnya diubah menjadi alkohol. Oleh karena itu, anggur manis seperti sauternes dan riesling memiliki kandungan alkohol yang lebih rendah dibandingkan anggur putih lainnya. Seiring bertambahnya usia anggur manis, senyawa gulanya berubah, dan seiring dengan memudarnya buah utama, terkadang anggur tersebut dianggap kurang manis. Anggur manis yang terkenal dengan potensi penuaannya yang luar biasa termasuk Sauternes dari Bordeaux, Quarts de Chaume dari Loire, dan riesling dari Jerman.

Contoh: Domaine des Baumard Quarts de Chaume, Lembah Loire, Prancis, 2010: Anggur ini dibuat dari anggur chenin blanc yang terkena “busuk mulia” atau Botrytis cinerea (untuk informasi lebih lanjut tentang botrytis, klik Di Sini). Anggur ini adalah contoh yang baik dengan aroma buah persik, jahe, dan bunga jeruk yang mengundang. Rasanya memabukkan dan nikmat, namun diimbangi dengan aroma madu, manisan pir, dan bunga putih. Jendela minum yang direkomendasikan: 2018-2035.

Keluaran SGP Hari Ini