Kongres Kolombia Memilih untuk Melarang Adu Banteng sebagai Pandangan terhadap Gerakan Kesejahteraan Hewan

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

  • Kongres Kolombia memutuskan untuk melarang adu banteng, yang menjadi semakin kontroversial di negara-negara dimana adu banteng masih dilakukan.
  • RUU yang disahkan oleh Kongres Kolombia menyerukan larangan adu banteng selama tiga tahun, dan akan menjadikan tradisi tersebut ilegal pada awal tahun 2028.
  • Kritikus menggambarkan larangan tersebut sebagai serangan terhadap kebebasan minoritas serta masalah bagi kota-kota di mana acara ini menarik ribuan pengunjung dan menciptakan lapangan kerja.

Kongres Kolombia pada hari Selasa melakukan pemungutan suara untuk melarang adu banteng di negara Amerika Selatan tersebut. Hal ini merupakan pukulan telak terhadap tradisi berusia berabad-abad yang telah menginspirasi lagu-lagu dan novel-novel terkenal namun menjadi semakin kontroversial di negara-negara yang masih mempraktikkannya.

RUU tersebut menyerukan pelarangan adu banteng selama tiga tahun, sehingga tradisi tersebut menjadi ilegal pada awal tahun 2028. Undang-undang baru tersebut sekarang harus ditandatangani oleh Presiden Gustavo Petro, yang telah lama menentang peristiwa ini.

Adu banteng berasal dari Semenanjung Iberia dan masih legal di beberapa negara, termasuk Spanyol, Prancis, Portugal, Peru, Ekuador, dan Meksiko.

EMERALD MULAI DI LAUT KARIBIA

Dulunya merupakan acara populer yang disiarkan langsung oleh berbagai jaringan televisi. Namun tradisi ini semakin mendapat sorotan seiring dengan perubahan pandangan mengenai kesejahteraan hewan, dan banyak yang merasa tidak dapat diterima melihat hewan menderita demi hiburan.

Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam aksi jaga malam dan memegang plakat bertuliskan pesan dalam bahasa Spanyol: “Tidak ada lagi budaya kekerasan” selama protes menentang adu banteng, yang untuk sementara ditangguhkan sementara Kongres memperdebatkan legalitasnya, di Bogotá, Kolombia, pada 24 Mei 2024. (Foto AP/Fernando Vergara)

“Larangan ini merupakan kemenangan besar bagi organisasi yang telah berupaya mengubah masyarakat dan menolak kekerasan terhadap hewan,” kata Terry Hurtado, aktivis hak-hak hewan dan anggota dewan kota di Cali yang memimpin protes menentang adu banteng sejak tahun 1990an. “Saya merasa lega bahwa banteng dan kuda (yang juga ikut serta dalam beberapa adu banteng) di Kolombia tidak lagi disiksa, dan anak-anak tidak lagi menyaksikan tontonan ini.”

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Dalam adu banteng, seorang matador menghadapi banteng yang dibiakkan untuk menjadi agresif. Matador mengejek banteng berkerudung merah dan membunuh hewan itu dengan pukulan pedang setelah melukainya dengan tombak dan belati, dan lelah bergegas menuju matador dalam arena melingkar.

Di Kolombia, tempat adu banteng telah diadakan sejak zaman kolonial, kurang dari dua lusin kotamadya yang melanjutkan acara ini, meskipun adu banteng tahunan di kota Manizales masih menarik puluhan ribu penonton.

Penggemar adu banteng menggambarkan larangan tersebut sebagai serangan terhadap kebebasan minoritas serta masalah bagi kota-kota di mana acara tersebut menarik ribuan pengunjung.

link sbobet