Korban Nazi di Rumania kini berhak mendapatkan kompensasi dari Jerman

Sekitar 1.000 orang yang masih hidup dan selamat dari penganiayaan Nazi di Rumania kini memenuhi syarat untuk mendapatkan kompensasi dari pemerintah Jerman, sebuah organisasi yang melakukan negosiasi dengan Jerman atas nama orang-orang Yahudi yang menderita di bawah Nazi mengatakan pada hari Rabu.

Konferensi Klaim Materi Yahudi Melawan Jerman yang berbasis di New York mengatakan bahwa orang-orang Yahudi yang selamat dari pogrom tahun 1941 di kota Iasi, Rumania dan “kereta kematian” berikutnya, di mana banyak orang meninggal karena mati lemas dan dehidrasi, sekarang dapat mulai menerima pembayaran bulanan.

Berdasarkan perjanjian yang dicapai dengan Berlin awal bulan ini, para penyintas akan menerima pembayaran sebesar 336 euro (US$384) per bulan. Diduga sekitar 15.000 orang Yahudi Iasi tewas dalam pogrom dan di kereta api.

“Para penyintas ini telah menanggung penderitaan yang tak terbayangkan,” kata perunding Konferensi Klaim, Stuart Eizenstat, dalam sebuah pernyataan. “Bagi mereka yang masih bersama kami, kami hanya mendapat sedikit keadilan.”

Frances Flescher yang selamat dari Iasi mengatakan bahwa lebih dari sekedar uang, perjanjian tersebut merupakan pengakuan atas penderitaan yang dia dan orang lain alami.

“Orang-orang Yahudi di Rumania, kami mengalami neraka dan mereka tidak menyadarinya,” Flescher, 82 tahun, yang tinggal di New York City, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diberikan oleh Claims Conference. “Saya tidak tahu semua tempat, tapi saya tahu apa yang kami alami di Iasi.”

Reparasi terus berkembang sejak Jerman setuju pada tahun 1952 untuk memberikan pembayaran kepada para penyintas kejahatan perang Nazi. Konferensi Klaim dan pemerintah Jerman mengadakan negosiasi tahunan mengenai siapa yang berhak menerima dana dan berapa jumlah yang akan dibayarkan.

Kementerian Keuangan tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai perjanjian baru tersebut, namun biasanya semua pengumuman dilakukan melalui Konferensi Klaim.

Secara total, Jerman telah membayar lebih dari 70 miliar euro ($80 miliar) sebagai ganti rugi atas kejahatan Nazi, terutama kepada para penyintas Yahudi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jerman mulai membiayai layanan kesehatan di rumah bagi para lansia korban Holocaust.

Sebagai bagian dari kesepakatan yang diumumkan pada hari Rabu, Jerman setuju untuk membayar 405 juta euro ($462 juta) pada tahun 2018, yang akan dialokasikan kepada lembaga kesejahteraan sosial yang memberikan perawatan kepada para penyintas, kata Konferensi Klaim.

Kesepakatan baru ini juga mengurangi waktu yang dibutuhkan bagi para penyintas untuk bersembunyi dari enam bulan menjadi empat bulan agar memenuhi syarat untuk menerima pembayaran pensiun, sebuah perubahan yang akan berdampak pada sekitar 1.000 orang.

Claims Conference mengatakan pihaknya memberikan $392 juta tahun ini kepada lebih dari 300 organisasi untuk mendukung para penyintas Holocaust di 45 negara dengan perawatan di rumah, program makanan, perawatan medis dan gigi, bantuan tunai darurat dan transportasi.

Result SDY