Lebanon menyelidiki penembakan di luar kedutaan AS

Badan keamanan Lebanon telah melancarkan penyelidikan terhadap penembakan larut malam di luar kedutaan besar AS di Lebanon yang tidak menimbulkan korban jiwa, kata para pejabat, Kamis.

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas baku tembak yang terjadi pada Rabu malam di sekitar pintu masuk kompleks yang dijaga ketat di Awkar, pinggiran timur laut Beirut. Belum jelas apakah insiden tersebut merupakan serangan bermotif politik.

Juru bicara Kedutaan Besar AS Jake Nelson mengatakan “tidak ada korban luka, dan fasilitas kami aman.” Dia menambahkan: “Kami berhubungan erat dengan otoritas penegak hukum di negara tuan rumah.”

Warga Suriah yang Mencoba Masuk ke Lebanon Secara Ilegal Terluka Akibat Ledakan Ranjau Darat

Tak lama setelah penembakan, tentara Lebanon mengambil tindakan di dekat kedutaan dan kemudian badan keamanan memulai penyelidikan, termasuk analisis kamera keamanan di daerah tersebut, kata seorang pejabat Lebanon yang tidak ingin disebutkan namanya sesuai dengan peraturan.

Tahun ini menandai peringatan 40 tahun pemboman mematikan Kedutaan Besar AS di Beirut pada tanggal 18 April 1983, yang menewaskan 63 orang, termasuk sedikitnya 17 orang Amerika. Pejabat tinggi CIA termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan kedutaan besar tahun 1983 di lingkungan pesisir Beirut. Pejabat AS menyalahkan kelompok militan Hizbullah.

Kedutaan Besar AS terlihat di Awkar, pinggiran utara Beirut, Lebanon. Penyelidik di Lebanon sedang menyelidiki penembakan yang terjadi di luar Kedutaan Besar AS pada hari Rabu. (Foto/File AP)

Tidak ada laporan serangan terhadap kedutaan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun Lebanon memiliki sejarah panjang serangan terhadap orang Amerika sejak perang saudara dimulai pada tahun 1975-90.

Pada tahun 2008, sebuah ledakan menargetkan kendaraan Kedutaan Besar AS di Beirut utara, menewaskan sedikitnya tiga warga Lebanon dan melukai seorang warga Amerika dan seorang pegawai kedutaan setempat. Ledakan tersebut, yang merusak kendaraan lapis baja sport dan beberapa kendaraan lainnya, terjadi tepat sebelum resepsi perpisahan duta besar AS di sebuah hotel di pusat kota Beirut.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Pada bulan Oktober 1983, sebuah bom truk menewaskan 241 anggota militer Amerika di barak Marinir AS di bandara Beirut.

Pada tahun 1976, duta besar AS untuk Lebanon, Francis E. Meloy Jr., dan seorang ajudannya, Robert O. Waring, diculik dan ditembak mati di Beirut. Pada tahun 1984, William Buckley, kepala stasiun CIA di Beirut, diculik dan dibunuh oleh kelompok Jihad Islam.

AS menarik semua diplomatnya dari Beirut pada bulan September 1989 dan baru membuka kembali kedutaan besarnya pada tahun 1991.

Toto SGP