Luis Enrique ‘lega’ meninggalkan Barcelona

Luis Enrique ‘lega’ meninggalkan Barcelona

Luis Enrique, yang terbebas dari kekhawatiran akan masa depan, ingin mengakhiri tiga tahun kepemimpinannya di Barcelona dengan bahagia.

Pelatih mengatakan pada hari Jumat bahwa dia “lega” untuk pensiun setelah musim berakhir, dua hari setelah membuat pengumuman mengejutkan.

“Dalam arti tertentu saya lega, dan jelas fokus pada akhir musim dan tujuan yang kami miliki,” kata Luis Enrique. “Saya hanya terobsesi dengan tiga bulan terakhir saya di sini, untuk menikmatinya, memberikan solusi terbaik kepada pemain saya, dan memenangkan gelar.”

Luis Enrique menegaskan keputusannya meninggalkan klub adalah murni masalah pribadi dan membantah adanya ketegangan di dalam klub atau para pemainnya.

“Saya perlu memutuskan sambungan,” katanya. “Saya melihat pelatih lain yang menikmati profesinya selama bertahun-tahun, tapi itu bukan kasus saya. Ini adalah keputusan pribadi dan pribadi.

“Saya memiliki hubungan yang ideal dengan tim. Saya pikir seiring berjalannya waktu, hubungan saya dengan para pemain semakin membaik.”

Striker Barcelona Luis Suarez mengatakan meski dia terkejut dengan pilihan manajernya, dia memahaminya.

“Pekerjaan seorang manajer adalah pekerjaan yang berat,” kata Suarez. “Itu membutuhkan banyak jam kerja, dan dia harus menghabiskan waktu bersama keluarganya.”

Luis Enrique mengumumkan keputusannya pada hari Rabu setelah menang 6-1 atas Sporting Gijon. Ditambah dengan hasil imbang 3-3 Real Madrid melawan Las Palmas, membuat sang juara bertahan berada di peringkat pertama Liga Spanyol.

Namun Luis Enrique berada di bawah tekanan yang semakin besar menyusul serangkaian penampilan buruk yang berpuncak pada kekalahan mengejutkan 4-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions dua pekan lalu. Keputusannya untuk tidak bertahan untuk musim keempat terjadi seminggu sebelum Barcelona menjamu PSG, yang membutuhkan hasil besar untuk menghindari tersingkirnya mereka dari Piala Eropa dalam satu dekade.

Namun, Barcelona terlebih dahulu menjamu Celta Vigo, yang dilatih Luis Enrique sebelum pindah ke Camp Nou pada Sabtu. Celta menjadi tim Liga Spanyol terakhir yang mengalahkan Barcelona, ​​​​memberi mereka kekalahan 4-3 pada bulan Oktober.

Luis Enrique, yang direkrut setelah musim tanpa trofi di bawah asuhan Gerardo Martino, dengan cepat mengembalikan klub Catalan ke jalur kemenangan dengan tingkat keberhasilan yang setara dengan Pep Guardiola dengan memenangkan delapan dari kemungkinan 10 gelar.

Saat berada di tengah perburuan gelar Liga Spanyol, Luis Enrique juga berpeluang memenangkan lebih banyak trofi di bulan Mei saat Barcelona menghadapi Alaves di final Copa del Rey.

Mantan gelandang Barcelona itu mengatakan dia tidak khawatir kepergiannya akan menimbulkan gangguan.

“Kami semua berkonsentrasi dan fokus pada hal yang sama seperti biasanya, untuk memenangkan gelar,” ujarnya. “Kami harus bersiap memanfaatkan peluang yang mereka berikan kepada kami.”

Keluaran Sydney