Meksiko menangkap pemimpin geng narkoba pada tahun 2014 yang membunuh pengendara sepeda motor Amerika
KOTA MEKSIKO (AP) – Pihak berwenang Meksiko mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah menangkap seorang tersangka pemimpin geng narkoba yang mereka yakini bertanggung jawab atas pembunuhan seorang pria New York pada tahun 2014 yang hilang saat dalam perjalanan ke Brazil untuk menghadiri Piala Dunia dengan sepeda motornya.
Polisi federal Meksiko mengatakan mereka telah menangkap Adrian Reyes Cadena, tersangka pemimpin geng narkoba di resor pantai Pasifik Zihuatanejo.
Seorang pejabat federal, yang tidak diberi wewenang untuk disebutkan namanya berdasarkan aturan badan tersebut, mengatakan geng Reyes Cadena tampaknya mengira pengendara sepeda motor Harry Devert adalah agen AS.
Devert adalah seorang pedagang saham berusia 33 tahun dari Pelham, New York. Jenazahnya yang membusuk ditemukan beberapa bulan kemudian bersama dengan sepeda motornya sekitar 16 mil (27 kilometer) dari Zihuatanejo. Jenazahnya diidentifikasi melalui pengujian genetik. Pihak berwenang juga mengatakan mereka menemukan tas di dekatnya berisi 10 paket ganja dan kokain.
Reyes Cadena diduga memimpin geng “Guerrero Guard” dan dikenal dengan nama samaran “El Tigre”. Dia juga diduga mengawasi penculikan dan hilangnya dua petugas polisi federal pada tahun 2013 dan penculikan seorang pengusaha Italia pada tahun 2014.
Lebih lanjut tentang ini…
Polisi federal mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa petugas memperoleh surat perintah penggeledahan di tiga rumah di Zihuatanejo, di mana mereka menangkap Reyes Cadena dan tersangka pemimpin geng lainnya, Mariano Sierra Santana, dengan empat pistol dan lima senapan.
Sierra Santana diduga bekerja untuk kartel La Familia dan Knights Templar di negara bagian tetangga Michoacan. Polisi mengatakan dia mungkin terlibat dalam penyergapan konvoi pada bulan Juni di dekat Apatzingan, Michoacan, yang menewaskan tujuh orang, termasuk dua petugas polisi.
Pejabat federal mengatakan Sierra Santana adalah agen utama kartel Knights Templar di wilayah Michoacan di mana gerakan “bela diri” yang main hakim sendiri berasal pada tahun 2013.
Perpecahan antara dua pemimpin pertahanan diri berkembang menjadi konflik terbuka dan penembakan antara kelompok main hakim sendiri pada tahun 2014.
Pejabat federal mengatakan Sierra Santana bekerja sebagai mata-mata dan kaki tangan salah satu pemimpin main hakim sendiri yang bertikai, tetapi setelah terjadi perselisihan, dia berlindung di negara bagian Guerrero. Pejabat tersebut tidak menyebutkan siapa di antara kedua pemimpin tersebut yang diduga mempekerjakan Sierra Santana, namun masing-masing saling menuduh di masa lalu mempekerjakan mantan anggota kartel narkoba yang mereka dirikan untuk berperang.
Sukai kami Facebook
Ikuti kami Twitter & Instagram