Memecah keheningan, saudara laki-laki perdana menteri Lebanon mendukung pengunduran diri

Memecah keheningan, saudara laki-laki perdana menteri Lebanon mendukung pengunduran diri

Kakak laki-laki Perdana Menteri Saad Hariri memecah kebisuannya atas pengunduran diri perdana menteri yang misterius pada hari Rabu, dengan mengatakan bahwa dia mendukung keputusan saudara laki-lakinya untuk mundur karena meningkatnya tuntutan dan tindakan Hizbullah.

Dalam pernyataan publik pertamanya, Bahaa Hariri mengecam Iran dan proksi militannya di Lebanon.

Dalam pernyataan dari kantor Bahaa Hariri yang dikirim ke The Associated Press, dia menuduh Hizbullah berusaha “mengambil kendali Lebanon.” Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Arab Saudi atas “dukungan selama puluhan tahun” terhadap lembaga-lembaga nasional Lebanon.

Nama Bahaa Hariri telah disebutkan dalam laporan media Lebanon sebagai calon yang didukung Saudi untuk menggantikan saudaranya, yang mengumumkan pengunduran dirinya dari ibu kota Saudi pada 4 November.

Bahaa Hariri menolak berkomentar lebih lanjut dalam panggilan lanjutan dari Monaco dengan AP pada hari Rabu.

Saad Hariri, yang memimpin pemerintahan koalisi yang telah berusia satu tahun yang mencakup Hizbullah, mengutip campur tangan Iran dan Hizbullah di wilayah tersebut atas keputusannya untuk mundur. Dia belum kembali ke Lebanon sejak saat itu, dan presiden Lebanon menolak untuk menerima pengunduran dirinya sampai dia kembali ke negara tersebut untuk menjelaskan alasan keputusannya.

Para pejabat tinggi Lebanon percaya bahwa Arab Saudi memaksa Hariri untuk mengundurkan diri, yang merupakan warga negara ganda Lebanon-Saudi, dan menahannya di luar keinginannya di kerajaan tersebut.

“Saya mendukung keputusan saudara saya Saad untuk mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Lebanon mengingat meningkatnya tuntutan dan tindakan Hizbullah, partai pengganti Iran, di Lebanon,” kata Bahaa Hariri dalam pernyataannya.

Dikatakan bahwa keluarga Hariri selalu membela prinsip-prinsip yang membuat Lebanon unik di dunia, termasuk mosaik dari berbagai pengakuan dan latar belakang politik.

“Hanya aktor luar yang jahat, seperti Iran dan penggantinya, Hizbullah, yang dapat mengganggu keseimbangan karena kelompok ini kini berupaya mengambil kendali atas Lebanon.”

Media Lebanon pekan lalu melaporkan bahwa kerajaan tersebut telah memutuskan untuk menggantikan Hariri, yang dianggap terlalu lunak terhadap Hizbullah, dengan kakak laki-lakinya sebagai pemimpin baru di Lebanon.

Menteri Dalam Negeri Nohad Machnouk, anggota Gerakan Masa Depan Hariri dan kerabat dekatnya, menampik laporan tersebut. “Kami bukan sekawanan domba atau sebidang tanah yang kepemilikannya bisa berpindah dari satu orang ke orang lain,” katanya kepada wartawan.

Bahaa Hariri (51) bekerja di perusahaan konstruksi dan pengembangan milik keluarganya, Saudi Oger, di Arab Saudi. Dia kemudian berpisah dan sekarang menjalankan bisnis real estat dan investasinya sendiri. Dia jarang berkomentar kepada pers.

Pada bulan April 2005, dua bulan setelah ayah mereka, mantan Perdana Menteri Rafik Hariri, terbunuh dalam pemboman di Beirut, keluarga tersebut mengumumkan bahwa Saad akan mengambil alih jabatan politik ayahnya, menyalip saudaranya, Bahaa, yang beberapa tahun lebih tua darinya.

Hubungan kedua Hariri bersaudara dikabarkan renggang.

lagutogel