Mengenakan masker wajah dapat membantu melindungi jantung dari polusi

Mengenakan masker wajah dapat membantu melindungi jantung dari polusi

Polusi udara yang parah dapat berdampak langsung pada jantung dan pembuluh darah, namun masker wajah sederhana dapat memberikan perlindungan, menurut penelitian baru.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahwa ketika pria muda terpapar udara yang tercemar knalpot solar, arteri mereka menjadi kaku untuk sementara.

Sementara itu, penelitian kedua menunjukkan bahwa orang dewasa yang sehat memiliki tekanan darah lebih tinggi dan pola detak jantung yang kurang sehat ketika mereka berjalan di jalanan Beijing tanpa masker.

Kabar baiknya, studi tersebut menemukan bahwa efek kardiovaskular berkurang ketika para relawan mengenakan masker wajah seperti yang dipakai oleh pekerja konstruksi untuk mencegah menghirup debu.

“Pesan kami dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan masker di kota-kota yang sangat tercemar… mempunyai potensi untuk meningkatkan risiko kardiovaskular pasien, terutama pada populasi berisiko tinggi,” kata pemimpin peneliti Dr. Jeremy P. Langrish, dari Universitas berkata. dari Edinburgh di Inggris.

Namun, ia mengatakan kepada Reuters Health bahwa terlalu dini untuk membuat rekomendasi khusus bagi orang-orang yang sangat rentan terhadap efek kardiovaskular akut dari polusi udara. Ini termasuk orang lanjut usia dan mereka yang memiliki faktor risiko lain terjadinya serangan jantung, seperti tekanan darah tinggi atau diabetes.

Kedua penelitian tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal Particle and Fiber Toxicology, melibatkan sukarelawan muda yang sehat. Pada tahap pertama, para peneliti yang dipimpin oleh Magnus Lundback, dari Rumah Sakit Universitas Umea di Swedia, meminta 12 pria mengayuh sepeda stasioner selama satu jam dalam dua kesempatan – pertama di udara yang telah disaring dan sekali di udara yang terkontaminasi dengan knalpot diesel.

Dengan menggunakan tes non-invasif, para peneliti menemukan bahwa polusi udara menyebabkan arteri pergelangan tangan pria menjadi kaku saat berolahraga.

Dalam penelitian lain, Langrish dan rekan-rekannya meminta 15 sukarelawan sehat berjalan-jalan di Beijing selama dua jam pada dua hari berbeda. Suatu hari mereka mengenakan masker.

Para peneliti menemukan bahwa ketika peserta memakai masker, rata-rata tekanan darah mereka beberapa poin lebih rendah. Mereka juga memiliki variabilitas detak jantung yang lebih baik – kemampuan jantung untuk mempercepat atau memperlambat respons terhadap tuntutan.

Langrish mengatakan dia dan rekan-rekannya ingin mengkonfirmasi temuan ini dalam uji coba yang lebih besar terhadap pasien yang berisiko tinggi terkena serangan jantung.

Peringatannya adalah bahwa masker yang digunakan dalam penelitian ini dirancang untuk penggunaan di tempat kerja. Sebelum penelitian dilakukan, Langrish dan rekan-rekannya menguji sejumlah masker—termasuk beberapa yang dipasarkan untuk pengendara sepeda dan pejalan kaki—dan menemukan bahwa masker kerja lebih efektif dalam menyaring partikel halus.

uni togel