Mumi kecil yang misterius membingungkan para ahli

Para ahli di Inggris baru-baru ini terkejut ketika mumi kecil Mesir, yang lama dianggap sebagai sisa-sisa elang, ternyata adalah bayi manusia.

Mumi kuno yang merupakan bagian dari koleksi Museum Maidstone itu menjalani pemindaian tomografi komputer (CT) di Institut Kedokteran dan Bedah Kent (KIMS).

“Setelah pemindaian di Rumah Sakit KIMS, jenazah tersebut ternyata adalah mumi seorang bayi,” kata Samantha Harris, manajer koleksi di Museum Maidstone, dalam sebuah pernyataan. “Tinjauan awal telah mengidentifikasi bayi tersebut sebagai janin keguguran dengan usia kehamilan sekitar 20 minggu, yang jika ditemukan, akan menjadi salah satu mumi manusia termuda yang tercatat di dunia.”

CT scan memungkinkan para ahli mempelajari mumi tersebut, yang mungkin berusia 2.300 tahun, tanpa merusaknya. “Tanpa akses terhadap teknologi, mustahil untuk mengidentifikasi dan mempelajari mumi bayi tersebut tanpa menyebabkan kerusakan permanen setelah pembongkaran,” kata Harris.

MINGGU DALAM GAMBAR

Penemuan ini memicu spekulasi bahwa mumi tersebut adalah anak cinta seorang firaun, meskipun juru bicara Museum Maidstone mengatakan kepada FoxNews.com bahwa tidak ada bukti yang mendukung teori tersebut.

Mumi Kecil di Museum Maidstone (Museum Maidstone) (PAUL DIXON di APACHE STUDIOS apachestudios.couk)

“Penelitian dan konservasi tambahan akan dilakukan untuk menghormati dan merawat bayi sebagai manusia, menjaga standar tanggung jawab etis tertinggi untuk pelestarian jenazah manusia,” kata museum dalam pernyataannya.

Ta-Kush, mumi lain dari Museum Maidstone, juga menjalani CT scan, yang menurut Harris memberikan hasil yang “luar biasa”.

“Kami tidak hanya menemukan bukti gigi bungsu yang erupsi sempurna untuk membantu kami mengidentifikasi bahwa usianya mungkin jauh lebih tua dari perkiraan awal, namun juga ada bukti patah tulang di salah satu tulang belakangnya – sebuah gejala dari pasien yang mengalami benturan ke bawah seperti terjatuh.”

TANGAN IBU YANG DICURI MEMBUAT RUMAH

Para ahli sebelumnya mengira Ta-Kush berusia 14 tahun ketika dia meninggal, namun CT scan menunjukkan bahwa dia setidaknya berusia pertengahan 20-an, menurut Kent daring.

Universitas John Moores Liverpool di Inggris sedang melakukan analisis awal terhadap pemindaian Ta-Kush, yang kemungkinan akan mengungkap rincian tambahan tentang mumi tersebut. Pihak universitas juga akan mencoba merekonstruksi wajah mumi tersebut.

MISTERI MUMMI TERPECAHKAN: INI MUNGKIN KAKI RATU NEFERTARI

Tanduk domba jantan Mesir kuno yang diisi dengan kain mumi juga dipindai di rumah sakit KIMS, dan ditemukan berisi barang-barang dari era Victoria, atau setelahnya, seperti rantai/kalung dan kancing. “Alasannya masih menjadi misteri, dan penelitian lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui mengapa benda tersebut digunakan sebagai wadah,” kata pihak museum dalam pernyataannya.

Ikuti James Rogers di Twitter @jamesjrogers


judi bola terpercaya