NY v Trump: Mantan presiden melontarkan kehebohan di media sosial menjelang pertimbangan juri
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Mantan Presiden Trump melontarkan kehebohan di media sosial sebelum juri dalam persidangannya di New York mulai berunding pada hari Rabu.
Pengadilan dimulai tak lama setelah pukul 10:00 ET dengan Hakim Juan Merchan membacakan instruksi musyawarah kepada juri sebelum mereka mencoba mengambil keputusan atas tuduhan memalsukan catatan bisnis terhadap mantan presiden tersebut.
“PENGADILAN KANGAROO! HAKIM YANG KORUPSI DAN KONFLIK. MENGANDALKAN SARAN (SARAN DEWAN) TIDAK DIIZINKAN OLEH MERCHAN, YANG PERTAMA,” tulis Trump di Truth Social.
NY V. TRUMP: HAKIM DEALER UNTUK DEBAT JURI DENGAN INSTRUKSI
Mantan Presiden Trump melontarkan kehebohan di media sosial menjelang dimulainya pertimbangan juri dalam persidangannya di New York. (Donald Trump/Kebenaran Sosial)
“PUTUSANNYA, DALAM KASUS YANG MENURUT SEMUA BEASISWA HUKUM DAN AHLI, TIDAK PERNAH DIBUAT, TELAH MENJADIKAN INI SEBUAH BIDEN MAAF PERBURUAN PENYIHIR,” tulisnya.
Trump kemudian memposting beberapa pernyataan dari komentator yang membelanya mengenai masalah tersebut, dan sebuah postingan yang menentang perintah lisan yang dikenakan Merchan kepadanya.
“KANTOR DA DIIZINKAN BERJALAN DENGAN BULL 5 JAM… KEMARIN. Aku tidak berhak menentang Perintah Gag Hakim yang Bengkok ini!” dia menulis.
NY V TRUMP: PEMBELA MENGATAKAN PENUNDAAN ‘KEGAGALAN MEMENUHI BEBAN PEMBUKAAN’ MANTAN PRESIDEN ‘TIDAK BERSALAH’
Kandidat presiden dari Partai Republik, mantan Presiden Trump, menghadiri sidang pidananya di Mahkamah Agung Negara Bagian New York di New York City pada hari Rabu. (Doug Mills/Pool melalui Reuters)
Jaksa Wilayah Manhattan Alvin Bragg mendakwa Trump dengan 34 tuduhan pemalsuan catatan bisnis tingkat pertama. Trump telah mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan.
Instruksi juri dikeluarkan setelah sehari penuh argumen penutup yang disampaikan oleh jaksa New York dan pengacara Trump.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Jaksa harus membuktikan tanpa keraguan bahwa Trump memalsukan catatan untuk menyembunyikan pembayaran sebesar $130.000 kepada Stormy Daniels, seorang artis pornografi, menjelang pemilu tahun 2016 untuk membungkamnya tentang dugaan perselingkuhannya dengan Trump pada tahun 2006. Mantan presiden tersebut tetap menyatakan bahwa dia tidak bersalah.
Brooke Singman dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.