Panel Intelijen Senat Akan Mendapatkan Memo yang Lucu, Kata Pemimpin Partai Demokrat
Mantan Direktur FBI James Comey memberikan kesaksian di depan sidang Komite Intelijen Senat mengenai dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS tahun 2016 di Capitol Hill di Washington, AS, 8 Juni 2017. REUTERS/Jonathan Ernst – RTX39NW5 (REUTERS/Jonathan Ernst)
Komite Intelijen Senat akan menerima memo mantan Direktur FBI James Comey tentang percakapannya dengan Presiden Trump sebagai bagian dari penyelidikan terhadap tindakan Rusia selama pemilu 2016, kata pejabat tinggi komite tersebut dari Partai Demokrat kepada wartawan pada hari Rabu.
“Kami mempunyai komitmen untuk mendapatkan akses yang sesuai terhadap memo Comey,” kata Senator Mark Warner, D-Va.,. “Saya senang, menurut saya itu adalah informasi penting yang perlu kami miliki sebagai bagian dari proses peninjauan kami.”
Warner mengatakan komite akan menerima memo itu “segera”, namun tidak menentukan tanggalnya. Dia juga tidak menyebutkan dengan siapa panitia membuat kesepakatan penerimaan memo tersebut.
Ketua Komite Intelijen Senat Senator Richard Burr, RN.C., kanan, dan Wakil Ketua komite Senator Mark Warner, D-Va. bertemu di Capitol Hill di Washington, Rabu, 28 Juni 2017, saat panel tersebut mengadakan sidang mengenai campur tangan Rusia dalam pemilu Eropa sehubungan dengan pengungkapan badan intelijen AS yang menyalahkan Rusia karena ikut campur dalam pemilu AS tahun 2016. (Foto AP/J.Scott Applewhite) (AP)
Comey, yang dipecat sebagai direktur FBI oleh Trump pada 9 Mei, mengatakan kepada anggota parlemen awal bulan ini bahwa dia telah menyiapkan beberapa memo yang mendokumentasikan percakapan dengan presiden yang menurut Comey membuatnya tidak nyaman. Salah satu memo tersebut merinci percakapan tanggal 14 Februari di mana Trump meminta agar FBI mengakhiri penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn.
Dalam kesaksiannya di hadapan Komite Intelijen Senat, Comey mengaku ada temannya yang membocorkan memo itu ke media.
Warner mengatakan dia sangat ingin melihat refleksi kontemporer Comey pada pertemuannya dengan presiden, khususnya diskusi di Ruang Oval tentang Flynn.
Warner menolak mengatakan apakah dia mengetahui jika ada banyak salinan memo tersebut.
Sebelumnya pada hari Rabu, sebuah sumber yang dekat dengan tim hukum Trump mengatakan kepada Fox News bahwa mereka telah menunda pengajuan tuntutan etika terhadap Comey kepada inspektur jenderal Departemen Kehakiman dan Komite Kehakiman Senat tanpa batas waktu sehubungan dengan bocornya memo tertanggal 14 Februari.
Sumber itu mengatakan penundaan itu untuk menghormati penyelidikan FBI yang sedang berlangsung yang dipimpin oleh penasihat khusus Robert Mueller.
John Roberts dari Fox News dan Associated Press berkontribusi pada laporan ini.