Panel PBB akan mendukung Julian Assange, kata laporan itu
Julian Assange, pendiri WikiLeaks, dalam file foto 20 Desember 2012. (aplikasi)
Jika semuanya berjalan lancar dalam beberapa hari ke depan, Julian Assange bisa keluar dari kedutaan Ekuador tanpa khawatir ditangkap.
Pada tahun 2014, pendiri WikiLeaks, yang menghadapi tuduhan pelecehan seksual di Swedia, mengajukan petisi kepada Kelompok Kerja PBB untuk Penahanan Sewenang-wenang, mengklaim bahwa dipaksa untuk tetap berada di kedutaan karena takut diekstradisi telah merampas kebebasannya dengan cara yang sewenang-wenang untuk jangka waktu yang tidak dapat diterima. menurut BBC. Dia menghabiskan tiga tahun di kompleks London di negara Amerika Selatan.
Panel tersebut diperkirakan akan mengumumkan hasil penyelidikannya atas kasus ini pada hari Jumat, dan BBC melaporkan bahwa panel tersebut akan memenangkan Assange.
Meskipun panel PBB yang bermarkas di Jenewa tidak memiliki kewenangan mengikat untuk memaksakan temuannya pada otoritas peradilan Inggris atau Swedia, yang telah terlibat dalam perselisihan hukum selama bertahun-tahun yang melibatkan Assange, keputusan tersebut dapat mempengaruhi seberapa agresif jaksa penuntut Swedia mengejar Assange untuk diinterogasi atas tuduhan tersebut.
Sementara itu, Assange, menulis di akun Twitter WikiLeaks, mengatakan bahwa jika Kelompok Kerja memenangkan Inggris dan Swedia, dia akan menyerahkan diri ke polisi Inggris pada Jumat sore.
Lebih lanjut tentang ini…
“Namun, jika saya menang dan ditemukan bahwa negara-negara pihak telah bertindak secara ilegal, saya berharap paspor saya akan segera dikembalikan dan upaya penangkapan saya akan dihentikan,” tambah Assange.
Polisi Inggris mengatakan pada hari Kamis bahwa tidak ada yang berubah mengenai situasi Assange dan polisi akan tetap berusaha menangkapnya jika dia meninggalkan kedutaan.
Karin Rosander, juru bicara jaksa Swedia, mengatakan kepada The Associated Press pada hari Kamis, “kami tidak dapat berkomentar saat ini. Kami sedang menunggu laporannya.”
Assange secara sukarela berlindung di kedutaan Ekuador di London untuk menghindari ekstradisi ke Swedia di mana dua wanita menuduhnya melakukan pelecehan seksual.
Dia mengatakan kekhawatiran hukum terbesarnya adalah kemungkinan dakwaan terhadapnya di AS atas tuduhan terkait dengan pelepasan kabel pemerintah oleh WikiLeaks.
Dia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa pihak berwenang Inggris dan Swedia berencana mengirimnya ke AS untuk menghadapi tuntutan di sana.
Polisi Inggris menjaga kedutaan Ekuador selama beberapa tahun, tetapi menghapus penjagaan keamanan 24 jam pada bulan Oktober.
Polisi mengatakan mereka akan tetap berusaha menangkap Assange jika dia meninggalkan kedutaan karena surat perintah penangkapan yang sah. Polisi mengatakan cara terang-terangan dan sembunyi-sembunyi akan digunakan untuk melacaknya.
Berdasarkan pemberitaan Associated Press.
Sukai kami Facebook
Ikuti kami Twitter & Instagram