Patahan California mampu menghasilkan 7,4 gempa bumi, kata penelitian
FILE – Dalam file foto 17 Januari 1994 ini, jenazah Petugas Polisi Los Angeles Clarence Wayne Dean, 46, tergeletak di dekat sepeda motornya yang jatuh dari jembatan layang State Highway 14 yang runtuh ke Interstate 5 setelah gempa bumi Northridge berkekuatan 6,7 skala Richter di Los Angeles. (AP)
SAN DIEGO – Sesar gempa yang membentang dari Teluk San Diego hingga Los Angeles dapat memicu gempa berkekuatan 7,4 skala Richter yang dapat berdampak pada beberapa wilayah padat penduduk di kawasan itu, menurut sebuah penelitian yang dirilis Selasa.
Studi tersebut mengamati sistem Newport-Inglewood dan Rose Canyon – yang sebelumnya dianggap terpisah – dan menyimpulkan bahwa keduanya sebenarnya membentuk patahan berkelanjutan yang membentang di bawah air dari Teluk San Diego hingga Pantai Seal di Orange County dan di darat melalui Cekungan Los Angeles.
Menurut penelitian, patahan tersebut menimbulkan bahaya yang signifikan bagi pantai California Selatan dan Tijuana, Meksiko.
Hal ini dapat menghasilkan gempa berkekuatan hingga 7,3 jika segmen lepas pantai pecah dan gempa berkekuatan 7,4 jika segmen darat juga pecah, menurut studi yang dilakukan oleh Scripps Institution of Oceanography di University of California, San Diego.
Bahkan gempa bumi berskala sedang di patahan tersebut dapat berdampak besar pada wilayah tersebut, menurut Valerie Sahakian, penulis utama studi tersebut.
“Sistem ini sebagian besar berada di lepas pantai, tetapi tidak pernah lebih dari empat mil di lepas pantai San Diego, Orange County, dan Los Angeles County,” kata Sahakian dalam siaran pers dari American Geophysical Union.
Pecahnya patahan besar terbaru terjadi di Long Beach pada tahun 1933, menyebabkan gempa berkekuatan 6,4 skala Richter yang menewaskan 115 orang.
Studi ini melihat data dari survei seismik sebelumnya dan baru yang mencakup studi sonar pada patahan lepas pantai. Para peneliti mengamati empat segmen patahan yang diimbangi – dikenal sebagai stepover – dan menemukan bahwa pemutusan hubungan tidak cukup lebar untuk mencegah putusnya seluruh bagian patahan lepas pantai.
Para peneliti juga mengamati segmen patahan di darat dan menyimpulkan bahwa telah terjadi tiga hingga lima patahan dalam 11.000 tahun terakhir di sepanjang bagian utara dan satu gempa bumi sekitar 400 tahun lalu di ujung selatan.
Para peneliti di Laboratorium Seismologi Nevada membantu penelitian ini, yang didanai oleh Southern California Edison. Telah diterima untuk dipublikasikan di Jurnal Penelitian Geofisika American Geophysical Union.