Pejabat Iran: Peluncuran satelit hanyalah permulaan
Iran bermaksud memanfaatkan keberhasilan peluncuran satelit komunikasi Omid mount-and-deliver pada tanggal 2 Februari untuk memajukan pengembangan pesawat ruang angkasa yang lebih besar dan versi berkapasitas lebih tinggi. Roket Safir-2 buatan Iran yang menempatkannya ke orbit, kata seorang pejabat Badan Antariksa Iran (ISA).
Berbicara kepada Komite PBB tentang Penggunaan Luar Angkasa Secara Damai (COPUOS) di Wina pada 12 Februari, Reaza Taghipour Anvari dari ISA mengatakan Perkembangan Omid dipandang oleh pemerintah Iran sebagai cara untuk mendorong minat terhadap teknologi tinggi.
“(A) Semua pekerjaan mulai dari desain hingga manufaktur hingga pengujian dan pengoperasian satelit dan kendaraan peluncurannya dilakukan oleh para ahli dan insinyur Iran,” kata Anvari, menurut salinan presentasi yang diberikan oleh COPUOS.
• Klik di sini untuk mengunjungi Pusat Luar Angkasa FOXNews.com.
Data Jaringan Pengawasan Luar Angkasa AS mengonfirmasi bahwa roket Safir-2 dua tahap suatu benda yang ditempatkan pada orbit dengan puncak 237 mil (382 km) dan perigee 150 mil (242 km), miring 55 derajat relatif terhadap khatulistiwa.
Anvari mengatakan ini adalah perkiraan koordinat lintasan yang diharapkan 60 pon (27 kg) Omidyang berukuran 40 sentimeter kubik dan beroperasi pada pita frekuensi komunikasi UHF.
Anvari mengatakan roket Safir-2, yang panjangnya 72 kaki (22 meter) dan berat lebih dari 57.320 pon (26.000 kg) saat diluncurkan, beroperasi secara maksimal dalam peluncuran Omid.
Sebagian besar perhatian Amerika Serikat, Eropa, Jepang dan negara-negara lain tertuju pada kesimpulan apa yang dapat diambil mengenai pengembangan rudal Iran dari keberhasilan peluncuran satelit. ISA mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah peluncuran bahwa Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menolak tuduhan Barat bahwa program luar angkasa Iran mempunyai ambisi militer.
Anvari tidak menyinggung topik tersebut dalam presentasi yang telah disiapkannya, melainkan fokus pada perkembangan teknologi yang menyertai program Omid. Dia mengatakan hal ini termasuk pengembangan tiga stasiun pelacakan, telemetri dan komando, empat stasiun jarak jauh dan pusat kendali penerbangan. Pengembangan perangkat lunak jaringan darat di dalam negeri merupakan elemen kunci dari investasi Omid dan Safir-2.
Iran meluncurkan satelit pertamanya pada tahun 2005 dengan menggunakan roket Rusia, dan mulai mengembangkan Omid pada tahun 2006, setahun setelah pemerintah Iran mengumumkan akan menghabiskan $500 juta antara tahun 2005 dan 2010 untuk program luar angkasa domestik.
Hak Cipta © 2009 Imajinasi Corp. Seluruh hak cipta. Materi ini tidak boleh dipublikasikan, disiarkan, ditulis ulang, atau didistribusikan ulang.