Pemerintah Kuba merayakan ulang tahun Fidel Castro yang ke-88 dengan kemegahan dan foto
HAVANA (AP) – Kuba memperingati ulang tahun Fidel Castro yang ke-88 pada hari Rabu dengan penghormatan di media resmi, konser dan pameran foto di ibu kota serta peresmian restorasi rumah tempat ia dilahirkan.
Dibenci oleh banyak orang buangan di Florida yang melihatnya sebagai orang yang memerintah dengan tangan besi dan menghilangkan kebebasan sipil, Castro dipuji di pulau itu sebagai pejuang kesetaraan dan keadilan sosial yang menantang Amerika Serikat selama lima dekade.
“Delapan puluh delapan alasan lagi untuk terus berjuang menyelamatkan umat manusia,” demikian bunyi judul utama surat kabar tersebut Pemuda Pemberontak.
“Memberi penghormatan kepada Fidel adalah sebuah partai besar,” harian Partai Komunis Nenek dikatakan.
Castro pensiun selamanya pada tahun 2008 setelah penyakit yang hampir fatal, menyerahkan kekuasaan kepada adik laki-lakinya dan penggantinya, Raúl, yang berusia 83 tahun pada bulan Juni. Castro yang lebih muda mengatakan ia bermaksud untuk meninggalkan jabatannya pada saat masa jabatannya berakhir pada tahun 2018, dan tahun lalu menunjuk generasi berikutnya sebagai pewaris Wakil Presiden Pertama Miguel Díaz-Canel.
Fidel Castro jarang tampil di depan umum akhir-akhir ini, dan tidak berpartisipasi dalam perayaan resmi ulang tahunnya dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tonggak sejarah ini merupakan pengingat bahwa waktu terus berjalan bagi kaum revolusioner lanjut usia yang masih menduduki banyak posisi teratas.
“Delapan puluh delapan tahun, itu lama sekali, dan usia mayoritas pemimpin yang lanjut usia sudah mengkhawatirkan,” kata Frank Jimenez, seorang pensiunan berusia 67 tahun di Havana. “Kecuali Diaz-Canel, mereka berusia sekitar 80 tahun. Saya pikir mereka seharusnya mempersiapkan lebih banyak pemain muda… mereka memerlukannya untuk maju.”
Pameran foto bertajuk “Fidel is Fidel” ini merupakan kumpulan gambar Fidel Castro yang diambil antara tahun 2005 dan 2012 oleh Roberto Chile, yang memiliki akses terhadap pemimpin Kuba tersebut selama lebih dari 25 tahun.
Dibuka Selasa malam di peringatan Havana untuk pahlawan kemerdekaan Jose Marti. Tokoh-tokoh era revolusioner seperti Jose Ramon Fernandez, Guillermo Garcia Frias dan Armando Hart hadir, begitu pula balerina terkenal Kuba Alicia Alonso.
Pejabat pulau mengatakan pertunjukan paralel dipentaskan di sebuah galeri di Berlin.
Surat kabar Kuba Trabajadores mengatakan restorasi tempat kelahiran Castro di Biran, di provinsi timur Holguin, dilakukan oleh kantor sejarawan Havana dan pekerja dari sebuah perusahaan konstruksi milik negara.
Pekerjaan restorasi di kawasan pedesaan juga mencakup beberapa bangunan lain seperti panteon keluarga tempat orang tua Fidel dan Raúl Castro dimakamkan, sekolah tempat mereka belajar semasa kecil, dan kabin tempat tinggal para pekerja perkebunan Haiti.
Meski tak lagi berkuasa dan tak mendapat sorotan, Castro tetap memberikan bayangan panjang.
Dia secara teratur bertemu dengan pejabat asing yang berkunjung, yang terbaru adalah Presiden Vladimir Putin dari Rusia dan Xi Jinping dari Tiongkok.
Castro juga terus menulis kolom surat kabar yang biasanya membahas peristiwa-peristiwa dunia seperti krisis Ukraina dan pertemuan puncak negara-negara BRICS baru-baru ini di Brasil.
Pekan lalu, media pemerintah menerbitkan sebuah artikel di mana Castro dengan tajam mengkritik serangan Israel di Gaza, menyebutnya sebagai “genosida yang dilakukan terhadap orang-orang Palestina” dan memperingatkan akan terjadinya “Holocaust Palestina.”
Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino