Pengunjung Amerika ke Havana menemukan hubungan antara 2 negara yang berlangsung lama dan mendalam

Pembukaan kembali kedutaan besar dan dimulainya kembali hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Kuba membuka babak baru dalam hubungan rumit kedua negara.

Namun setiap pengunjung ke ibu kota Kuba dapat melihat bahwa hubungan antara kedua negara terjalin lama dan mendalam hanya dengan menginventarisasi semua atraksi yang menampilkan budaya dan sejarah Amerika. Meski penuh permusuhan selama berpuluh-puluh tahun, beberapa situs ini tampaknya merayakan warga Amerika, sementara situs lainnya mencerminkan sudut pandang anti-AS.

Berikut tampilannya:

___

HEMINGWAY

Penulis Amerika Ernest Hemingway tinggal di Kuba selama bertahun-tahun dan mengerjakan beberapa bukunya yang paling terkenal di sini, termasuk “For Whom the Bell Tolls” dan “The Old Man and the Sea.” Salah satu tempat wisata terbesar di Havana adalah kawasan di Finca Vigia, yang dikunjungi oleh peziarah sastra dari seluruh dunia dan warga Kuba. Anda tidak bisa masuk ke dalam rumah, tetapi jendela besar yang terbuka membuat bagian dalam terlihat bagus. Botol minuman keras dan majalah yang ditempatkan dengan indah di antara sofa dan meja menunjukkan bahwa Hemingway akan kembali kapan saja. Di lokasi ini juga terdapat perahu Hemingway, Pilar.

Foto Hemingway berpose dengan ikan piala dan dengan pemimpin revolusioner Fidel Castro menghiasi banyak bar dan hotel, termasuk Hotel Ambos Mundos di Old Havana, tempat Anda dapat menjelajahi ruangan tempat tinggal Hemingway. Dan dua bar di Havana menarik banyak wisatawan, salah satunya berkat pernyataan minum Hemingway yang terkenal: “Mojito saya di La Florideguitria saya.” Kutipan tulisan tangan, yang dikatakan ditulis oleh Hemingway sendiri, dibingkai di atas bar di La Bodeguita del Medio. Floridita memiliki patung Hemingway.

Situs lainnya termasuk klub kapal pesiar bernama Hemingway Marina dan monumen Hemingway di kota nelayan terdekat Cojimar.

___

PRESIDEN Amerika

Beberapa situs web di Havana merujuk pada presiden Amerika, namun tidak semuanya memuji.

Di dalam Museum Revolusi, karikatur Ronald Reagan, George HW Bush dan George W. Bush dipajang di “Cretins Corner”. Di luar museum terdapat puing-puing pesawat mata-mata Amerika yang ditembak jatuh di Kuba pada tahun 1962 selama Krisis Rudal Kuba, momen penting dalam masa kepresidenan John F. Kennedy.

Abraham Lincoln dihormati dengan dua patung: patung miniatur di luar sekolah berbahasa Inggris, Escuela de Idiomas, di Avenida de los Presidentes antara jalan 17 dan 19 di lingkungan Vedado, dan patung di Parque de la Fraternidad di Paseo del Prado.

Bahkan gedung Capitolio yang berkubah di Havana akan terlihat familier bagi orang Amerika. Ini mencontoh US Capitol di Washington.

___

ROSENBERG

Julius dan Ethel Rosenberg dieksekusi oleh pemerintah AS atas tuduhan membocorkan rahasia atom ke Uni Soviet. Kematian mereka mendapat protes di seluruh dunia; mereka meninggalkan dua anak kecil dan kesaksian dewan juri tahun 1950 yang baru dirilis menunjukkan bahwa Ethel mungkin tidak bersalah. Di Havana, tugu peringatan batu bata di jalan Zapata dan Paseo dihiasi dengan patung mereka, sekawanan merpati dan kata-kata: “Demi perdamaian, roti dan mawar, kita akan menghadapi algojo. Ethel dan Julius Rosenberg, dibunuh 19 Juni 1953.”

___

MOBSTER, BINTANG FILM DAN PEMAIN BASEBALL

Banyak hotel menampilkan gambar dan cerita masa kejayaan pra-revolusioner Havana sebagai taman bermain glamor bagi gangster, bintang film, dan pemain bisbol, mulai dari plakat tentang Babe Ruth di lobi Hotel Plaza hingga pameran foto di Hotel Nacional yang menampilkan Nat King Cole, Frank Sinatra, dan Fred Astaire. Sejarah resmi Nacional mencatat bahwa pada tahun 1946 tempat ini menjadi tempat pertemuan para bos Mafia. Peristiwa tersebut kemudian menginspirasi bagian dari “The Godfather: Part II”.

Foto hitam-putih juga menghiasi Sloppy Joe’s, sebuah bar Old Havana yang pernah dikunjungi oleh Hemingway dan selebritis lainnya. Sloppy Joe juga berperan dalam budaya Inggris, buku dan film “Our Man in Havana,” kisah Graham Greene tentang mata-mata yang kikuk.

___

JOHN LENNON, YORKER BARU YANG KEHORMATAN

John Lennon adalah orang Inggris, tetapi warga New York menganggapnya sebagai salah satu warga negara mereka: Dia tinggal dan meninggal di Manhattan. Salah satu taman terindah di Havana, Taman John Lennon, memiliki bangku tempat para penggemar dapat berpose dengan patung penyanyi tersebut. Saat wisatawan mendekat, petugas memasang kacamata di wajah patung. Sebuah prasasti dalam bahasa Spanyol mengutip lagu Lennon “Imagine”: “Anda mungkin mengatakan saya seorang pemimpi, tapi saya bukan satu-satunya.”

___

USS UTAMA

Kapal perang USS Maine hancur dalam ledakan di pelabuhan Havana pada tahun 1898, menewaskan 266 orang. “Ingat Maine!” menjadi seruan untuk Perang Spanyol-Amerika. Kemenangan Amerika atas Spanyol membebaskan Kuba yang merupakan jajahan Spanyol, namun juga menyebabkan campur tangan Amerika dalam urusan Kuba.

Sebuah monumen Maine, dengan dua tiang putih yang menjulang tinggi, terletak di jalan raya tepi laut Havana, Malecón. Elang perunggu yang menjadi mahkota monumen tersebut dirobek saat terjadi protes anti-AS pada tahun 1961, dan kepala burung tersebut kini disimpan di dalam misi diplomatik yang baru saja menjadi kedutaan AS. Elang lainnya ada di kantor sejarawan kota Havana. Ada yang mengatakan hubungan AS-Kuba akan kembali normal ketika elang bersatu kembali dan memahkotai monumen itu kembali.

Sukai kami Facebook
Ikuti kami Twitter & Instagram


judi bola online