Perusahaan Berita muat hampir dua kali lipat hingga 100+
LONDON – Hampir 50 tuntutan hukum peretasan telepon baru telah diajukan terhadap perusahaan surat kabar Inggris milik Rupert Murdoch, kata seorang pengacara pada hari Jumat, termasuk tuntutan hukum yang diajukan oleh penyanyi James Blunt, bintang sepak bola Wayne Rooney dan Cherie Blair, istri mantan perdana menteri Inggris.
Ke-46 penggugat baru dalam gelombang kedua tuntutan hukum menjadikan jumlah total kasus menjadi lebih dari 100 terhadap News International, anak perusahaan News Corp milik Murdoch yang berbasis di New York.
Pengacara para korban, Hugh Tomlinson, mengatakan kepada hakim Pengadilan Tinggi Geoffrey Vos bahwa tuntutan hukum tersebut melibatkan “berbagai macam tuduhan” yang lebih dari sekadar peretasan telepon.
“Ada satu kasus yang diakui mengenai peretasan email, pemalsuan (penyajian yang salah) dalam skala yang sangat besar… dan sebagainya,” katanya.
News International telah menyelesaikan sekitar 60 tuntutan hukum yang melibatkan berbagai selebriti, bintang olahraga, politisi, dan tokoh masyarakat lainnya dalam gelombang pertama litigasi, yang mencapai puncaknya pada awal tahun ini.
Tuntutan hukum lainnya mungkin sedang diproses: Vos mengatakan pada hari Jumat bahwa penggugat baru “masih berdiri di luar antrian”.
Hampir setahun setelah skandal itu merebak, polisi Inggris masih memberi tahu para korban. Tomlinson mengatakan dari hampir 1.200 orang yang diidentifikasi sebagai “kemungkinan korban” peretasan telepon atau praktik ilegal lainnya, semuanya kecuali sekitar 160 orang telah diberitahu.
Dia mengatakan petugas berencana memperingatkan masyarakat pada bulan depan.
Perkembangan pada hari Jumat terjadi selama sidang prosedural menjelang sidang peretasan telepon yang dijadwalkan pada bulan Februari. Pengacara juga menggunakan kesempatan ini untuk menghemat biaya hukum, yang menghabiskan jutaan dolar bagi News Corp. mengambil poin keuntungannya. Laporan yang diterbitkan awal bulan ini mengatakan kerugian akibat skandal itu hampir mencapai 240 juta pound ($385 juta).
Pengacara News Corp. berpendapat bahwa penggugat harus membuat anggaran rinci untuk membenarkan biaya mereka. Vos tampak bersimpati dan meminta pengacara penggugat untuk menerapkan “kontrol biaya yang cukup ketat”.
“Tidak akan ada simpati terhadap perkiraan biaya yang keterlaluan,” katanya.
Skandal peretasan telepon ini meletus tahun lalu setelah terungkap bahwa jurnalis di tabloid News of the World yang sekarang sudah tidak ada lagi, telah secara ilegal menyadap tokoh masyarakat dalam upaya mereka untuk tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan.
Kontroversi ini membayangi News Corp., pemilik saluran Fox News dan The Wall Street Journal di Amerika Serikat, dan mengguncang media, politisi, dan polisi Inggris.