Pilot tidak sah tewas setelah dia menabrakkan helikopter ke hotel Australia
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Seorang pilot helikopter tewas dan lainnya terluka pada Senin pagi setelah pilot tersebut menjatuhkan helikopternya ke atap sebuah hotel di Australia dalam penerbangan yang tidak sah.
New Zealand Herald mengidentifikasi pilot tersebut sebagai Blake Wilson yang berusia 23 tahun dari Selandia Baru.
Perusahaan penerbangan Nautilus Aviation mengonfirmasi kepada outlet berita bahwa Wilson adalah salah satu karyawannya tetapi belum pernah terbang ke Australia.
AYAH mertua B-GIRL AUSTRALIA MENGHADAPI HAKIM ATAS SKOR OLYMPIC REGIONAL
Sebuah jendela pecah tergantung di Hotel DoubleTree by Hilton di Cairns, Australia, setelah sebuah helikopter menabrak atapnya Senin pagi, 12 Agustus 2024. (Brian Cassey/Gambar AAP melalui AP)
Perusahaan tersebut mengatakan bahwa dia adalah anggota kru daratnya dan memegang lisensi pilot helikopter Selandia Baru namun tidak berwenang untuk menerbangkan helikopter perusahaan tersebut di Australia.
Pria tersebut bekerja di Nautilus Aviation selama empat bulan dan baru-baru ini dipromosikan menjadi kru darat di pangkalan lain perusahaan tersebut, kata Nautilus Aviation. Sebelum kecelakaan terjadi, pria tersebut menghadiri acara sosial bersama rekan-rekannya untuk menandai kepergiannya ke posisi baru, kata perusahaan tersebut.
Penerbangan itu tidak sah dan helikopter “misfire”, tambah perusahaan itu.
PILOT, 35, DIIDENTIFIKASI DARI PESAWAT BRASIL YANG BERPUTAR DARI LANGIT DAN TIDAK HUKUM, 62 TEWAS
Kecelakaan Senin pagi menyebabkan ratusan orang dievakuasi dari gedung saat api melalap pesawat.
Sepasang suami istri yang menginap di hotel tersebut dirawat di rumah sakit karena menghirup asap dan keduanya telah dibebaskan, kata Penjabat Kepala Kepolisian Queensland Inspektur Shane Holmes kepada wartawan. Tidak ada orang lain di darat yang terluka.
Kepala eksekutif Bandara Cairns Richard Barker mengatakan temuan awal dari tinjauan pada hari Senin menunjukkan “tidak ada kompromi terhadap program atau proses keamanan bandara.”
Saksi Veronica Knight berjalan melewati puing-puing helikopter di Cairns, Australia, setelah pesawat itu jatuh Senin, 12 Agustus 2024. (Brian Cassey/Gambar AAP melalui AP)
Bandara ini beroperasi di bawah “program keamanan transportasi berlapis-lapis yang disetujui pemerintah federal,” kata Barker.
Kecelakaan itu terjadi di kawasan wisata yang sibuk di Cairns, sebuah kota tropis berpenduduk 150.000 jiwa di ujung utara Queensland, yang merupakan puncak musim liburan.
Saksi mata mengatakan kepada media lokal bahwa kecelakaan itu terdengar seperti ledakan bom.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Asap mengepul dan api membubung dari atap DoubleTree Hilton, dan salah satu baling-baling helikopter mendarat di kolam renang hotel, lapor stasiun penyiaran Australia ABC.
Hotel tersebut tetap ditutup sementara integritas strukturalnya diselidiki.
Fox News Digital telah menghubungi Nautilus Aviation dan Kepolisian Queensland untuk mendapatkan informasi terbaru.
Associated Press berkontribusi pada laporan ini.