Pria Minnesota dituduh berkonspirasi membantu ISIS
MINEAPOLIS – Pria asal Minnesota lainnya didakwa berkonspirasi untuk membantu ISIS.
Abdirizak Mohamed Warsame, 20, dari Eagan, pada hari Rabu didakwa dengan tuntutan pidana dengan konspirasi untuk memberikan dukungan material kepada organisasi teroris asing.
Dokumen pengadilan menuduh Warsame mencoba membantu pemuda lain dari komunitas Somalia di Minnesota melakukan perjalanan ke Suriah untuk berperang bersama ISIS. Sembilan orang lainnya dalam kelompok ini telah didakwa, kata pihak berwenang.
Dokumen tersebut menuduh Warsame dan yang lainnya memutuskan untuk pergi ke Suriah melalui Meksiko.
Menurut pernyataan tertulis agen khusus FBI, seorang pria yang berencana berangkat ke Suriah menyewa Warsame untuk menggantikannya sebagai “emir”, atau pemimpin, kelompok tersebut.
“Sebagai emir baru, Warsame segera mendorong mereka yang memiliki paspor dan uang untuk melakukan perjalanan ke Suriah pada akhir musim panas mendatang,” kata pernyataan tertulis tersebut.
Dokumen tersebut mengatakan Warsame memberi pria lain $200 untuk mempercepat permohonan paspor. Warsame juga mengajukan permohonan paspor AS secara cepat, tetapi ditolak. Warsame akhirnya mendapatkan paspor pada bulan Agustus 2014, kata pernyataan tertulis.
Seorang pria membuat reservasi untuk penerbangan Mei 2014 dari Minneapolis ke Istanbul, Turki, dengan tujuan menuju Suriah, kata dokumen itu. Sehari sebelum pria tersebut berangkat, Warsame menemani pria tersebut dan dua orang lainnya ke perpustakaan umum tempat pria tersebut mencetak rencana perjalanannya. Keempat pria tersebut kemudian pergi ke mal dan berbelanja barang-barang yang dibutuhkan untuk perjalanan, kata pernyataan tertulis tersebut. Pria yang berencana terbang ke Turki ditangkap di Minneapolis-St. Bandara Internasional Paul oleh agen FBI, yang mencegahnya menaiki pesawatnya.
Juru bicara FBI Kyle Loven mengatakan Warsame ditangkap Rabu malam dan ditahan. Dia diperkirakan akan hadir di Pengadilan Distrik AS pada hari Kamis.
Catatan pengadilan tidak mencantumkan pengacara pembela. Associated Press tidak serta merta berhasil menjangkau anggota keluarga Warsame melalui seorang aktivis komunitas.
Lima pria Minnesota akan diadili pada bulan Mei atas tuduhan termasuk konspirasi untuk memberikan dukungan material kepada organisasi teroris asing dan konspirasi untuk melakukan pembunuhan di luar Amerika Serikat, yang dapat dijatuhi hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Orang-orang tersebut digambarkan sebagai teman komunitas Somalia di Minnesota yang merekrut dan menginspirasi satu sama lain untuk bergabung dengan ISIS. Beberapa dari mereka berkomunikasi dengan anggota ISIS di luar negeri, beberapa mengambil langkah untuk mendapatkan paspor palsu, dan beberapa bermain paintball untuk mempersiapkan pertempuran, kata jaksa.
Tiga anggota kelompok tersebut telah mengaku bersalah melakukan konspirasi untuk memberikan dukungan material kepada organisasi teroris asing dan sedang menunggu hukuman. Pihak berwenang mengatakan serangan kesembilan terjadi di Suriah.
Sekitar selusin warga Minnesota telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok jihad di sana sejak akhir tahun 2013. Selain itu, lebih dari 22 pemuda dari komunitas Somalia di Minnesota telah meninggalkan negara bagian tersebut sejak tahun 2007 untuk bergabung dengan al-Shabab di Somalia.