Pria Texas didakwa dalam kecelakaan bus gereja yang mematikan

Dewan juri telah mendakwa seorang pria Texas yang dituduh pihak berwenang menyebabkan tabrakan lalu lintas yang menewaskan 13 orang di dalam minivan saat kembali dari retret gereja pada bulan Maret.

Kantor kejaksaan Uvalde (yoo-VAL’-dee) mengatakan pada hari Kamis bahwa Jack Dillon Young, 20, didakwa pada hari Senin atas berbagai tuduhan, termasuk pembunuhan karena mabuk dan penyerangan dengan senjata mematikan yang menyebabkan cedera tubuh yang serius.

Young menyerahkan diri pada hari Rabu dan ditahan dengan jaminan $380.000, kata Jaksa Wilayah Daniel Kindred dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email pada hari Kamis. Dia memiliki sidang pengadilan yang dijadwalkan pada akhir Juli.

Pesan yang ditinggalkan untuk pengacara Young tidak segera dibalas.

Laporan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengatakan Young mengatakan kepada penyelidik bahwa dia sedang memeriksa pesan teks di ponselnya ketika kecelakaan itu terjadi pada 29 Maret di dekat San Antonio. Dia mengatakan dia telah mengonsumsi obat resep sebelum kecelakaan terjadi dan penyelidik menemukan ganja di truk pikapnya, kata laporan itu.

Tinjauan NTSB terhadap video berdurasi 14 menit yang diambil oleh seorang pengendara yang mengikuti truk Young sebelum kecelakaan menunjukkan truk Young melintasi garis tengah berwarna kuning ganda sebanyak 19 kali, garis bahu putih solid sebanyak 37 kali, dan bahu jalan rumput setidaknya lima kali, menurut laporan tersebut.

Sopir dan 12 penumpang bus dari First Baptist Church of New Braunfels tewas. Seorang penumpang selamat dan dilarikan ke rumah sakit karena luka serius. Semuanya adalah anggota dewasa senior gereja.

Pada satu titik, video tersebut bahkan memperlihatkan van tersebut melaju di sisi jalan yang salah. Penyelidik memperkirakan truk itu melaju dengan kecepatan 67 hingga 71 mph (108 hingga 114 kmpj) di zona 70-mph (112 kpj), berdasarkan analisis video.

Pejabat dari provinsi Uvalde dan Real mengonfirmasi bahwa mereka menerima panggilan telepon tentang truk pick-up berwarna putih yang mengemudi tidak menentu dan melintasi jalan raya sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

Young, dari Leakey, Texas, tidak mengenakan sabuk pengamannya, sementara sebagian besar dari 14 penumpang bus gereja itu mengenakan sabuk pengamannya, kata NTSB.

Kecelakaan itu terjadi di jalan raya dua jalur sekitar 75 mil (120 kilometer) barat San Antonio.

Pernyataan tertulis dari petugas polisi Departemen Keamanan Publik Texas yang menginginkan tes darah untuk laporan toksikologi mengatakan ada kemungkinan alasan untuk percaya bahwa Young mabuk pada saat kecelakaan terjadi karena Young mengaku menggunakan obat resep, termasuk clonazepam dan bentuk generik Lexapro dan Ambien.

Singapore Prize