Ribuan orang hadir untuk memberikan penghormatan kepada Fidel Castro di Revolution Plaza Havana

Ribuan orang hadir untuk memberikan penghormatan kepada Fidel Castro di Revolution Plaza Havana

Ribuan warga Kuba mulai memenuhi Plaza de la Revolucion di Havana pada Senin pagi, ketika penghormatan 21 tembakan secara serentak pada pukul 09.00 mengawali dua hari penghormatan kepada mendiang pemimpin Fidel Castro.

Pemerintah belum mengatakan apakah abu mantan presiden berusia 90 tahun itu akan dipajang di dalam monumen tersebut. Hampir semua sekolah dan kantor-kantor pemerintah ditutup selama penghormatan kepada Castro, yang akan berlangsung selama 13 jam pada hari Senin dan dilanjutkan kembali pada hari Selasa, yang berpuncak pada unjuk rasa yang menggemakan pidato Castro di alun-alun selama sebagian besar masa kekuasaannya.

Pemerintah mengatakan mereka akan “memberi penghormatan dan menandatangani sumpah khidmat untuk melaksanakan konsep revolusi yang diungkapkan oleh pemimpin revolusioner.”

“Konsep revolusi” adalah bagian dari pidatonya pada tahun 2000 di mana Castro menyerukan kepada rakyat Kuba untuk percaya pada “keyakinan mendalam bahwa tidak ada kekuatan di dunia yang mampu menghancurkan kekuatan kebenaran dan gagasan.”

Inilah dimulainya upacara pemakaman yang akan berlangsung hingga Minggu 4 Desember.

Mulai Senin pukul 09.00 hingga Selasa sore, masyarakat dapat mengunjungi tugu peringatan yang terletak di alun-alun yang sama tempat Fidel Castro biasa menyampaikan berbagai pidato sebagai presiden Kuba.

Upacara perpisahan besar-besaran juga akan diadakan pada hari Selasa yang akan diikuti oleh para pemimpin dan pejabat dari seluruh dunia.

Di antara beberapa nama yang dikonfirmasi sejauh ini adalah Raja Emeritus Spanyol, Juan Carlos I.

Presiden negara-negara sekutu Kuba juga diperkirakan akan menghadiri upacara tersebut, seperti Nicolas Maduro dari Venezuela, Evo Morales dari Bolivia, Daniel Ortega dari Nikaragua, dan Rafael Correa dari Ekuador.

Mantan presiden, yang menjaga hubungan dekat dengan mendiang pemimpin tersebut, juga diperkirakan akan hadir pada pemakaman tersebut, seperti Luiz Inacio “Lula” da Silva dari Brasil, Cristina Fernandez de Kirchner dari Argentina, dan Pepe Mujica dari Uruguay.

Pada hari Rabu, 30 November, abu Fidel Castro akan melakukan perjalanan keliling pulau agar seluruh rakyat Kuba bisa mengucapkan selamat tinggal terakhir kepadanya. Perjalanan ini akan mengambil rute kebalikan dari “Caravan of Freedom”, di mana pemberontak Sierra Maestra melintasi negara itu dari Santiago de Cuba ketika Revolusi Kuba berjaya pada tahun 1959.

Jenazah mantan panglima Angkatan Bersenjata Revolusioner akan tiba di Santiago, tempat lahirnya Revolusi, pada hari Sabtu, 3 Desember, ketika aksi penghormatan besar-besaran lainnya kepada Fidel akan berlangsung di Lapangan Antonio Maceo.

Upacara penguburan abunya, yang diperkirakan akan dihadiri oleh keluarganya, akan berlangsung di Pemakaman Santa Ifigenia di Havana.

Berdasarkan pemberitaan Associated Press dan EFE.

Sukai kami Facebook
Ikuti kami Twitter & Instagram


game slot online