Rumah penggeledahan polisi Paris diyakini terkait dengan serangan yang diklaim ISIS

Rumah penggeledahan polisi Paris diyakini terkait dengan serangan yang diklaim ISIS

Penyelidik di Paris pada hari Jumat menggeledah sebuah rumah yang diyakini terkait dengan serangan terhadap polisi di Champs-Elysees yang menyebabkan kematian seorang petugas.

Pria bersenjata, yang menembak dan membunuh polisi setelah melancarkan serangannya, ditahan pada bulan Februari karena mengancam polisi tetapi kemudian dibebaskan, kata dua pejabat kepada The Associated Press pada hari Jumat. Dia juga dinyatakan bersalah pada tahun 2003 atas percobaan pembunuhan dalam penembakan dua petugas polisi.

SERANGAN PARIS MENINGKAT SEBAGAI PENDEKATAN SUARA PRESIDEN

Penembak, yang diidentifikasi sebagai Karim Cheurfi, warga Prancis berusia 39 tahun, tampaknya bertindak sendirian pada Kamis malam, menewaskan seorang petugas polisi dan melukai dua orang lainnya serta seorang turis Jerman, kata seorang pejabat Prancis yang membahas rincian penyelidikan dengan AP tanpa mau disebutkan namanya.

Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan memberikan nama samaran kepada penembaknya, Abu Yusuf al-Beljiki, yang menunjukkan bahwa dia adalah orang Belgia atau tinggal di Belgia. Penyerang melepaskan tembakan ke mobil polisi di jalan tersebut sebelum dia terbunuh.

LE PEN MENYERUKAN PRANCIS MEMULIHKAN KONTROL PERBATASAN SETELAH SERANGAN YANG DIDUKUNG OLEH ISIS

Klaim tanggung jawab datang dengan sangat cepat bagi kelompok tersebut, yang telah kehilangan wilayah di Irak dan Suriah.

Polisi menemukan senapan pompa, pisau, dan Alquran di dalam mobil yang digunakan penyerang, dan sebuah catatan tulisan tangan yang memuji ISIS muncul di dekatnya. Penjaga melaporkan mengutip media lokal.

Pencarian dilakukan di setidaknya satu lingkungan di timur Paris setelah serangan hari Kamis. Polisi mengepung lingkungan kelas menengah yang tenang di Chelles pada Jumat pagi, dan para tetangga yang khawatir menyatakan terkejut atas penggeledahan tersebut.

Jalan raya Champs-Elysees yang ikonik di Paris dibuka kembali dan melanjutkan rutinitas pagi hari seperti biasanya pada hari Jumat. Truk pengantar sedang berkeliling. Lalu lintas mengalir naik dan turun di jalan terkenal yang dipenuhi pepohonan dan barikade polisi dirobohkan.

Kandidat presiden Perancis telah menyatakan solidaritas mereka terhadap pasukan polisi.

Ke-11 kandidat tersebut muncul di sebuah program televisi sebelum putaran pertama pemungutan suara dalam pemilu dua bagian tersebut ketika serangan terjadi.’

Saingannya dari Partai Konservatif, Francois Fillon, mengatakan di televisi France 2 bahwa ia membatalkan rencana penghentian kampanyenya pada hari Jumat. Kandidat sayap kanan Marine Le Pen melalui Twitter mengungkapkan simpatinya terhadap petugas penegak hukum yang telah “menjadi sasaran sekali lagi”.

Putaran pertama pemilihan presiden dijadwalkan pada hari Minggu. Dua pesaing teratas akan melaju ke final pada 7 Mei.

Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan penembakan itu adalah “pengingat terbaru bahwa terorisme dapat menyerang di mana saja, kapan saja.” Dia menambahkan bahwa AS “tidak akan menyerah dalam upaya kami untuk mengakhiri terorisme.”

Perdana Menteri Australia memanjatkan doa di negaranya bagi petugas polisi yang ditembak di Paris dan mendesak warga Australia di Eropa untuk berhati-hati.

Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

taruhan bola