Sandera Perancis akan segera dibebaskan
PARIS – Seorang perunding tidak resmi Perancis mengatakan kepada sebuah stasiun radio pada hari Jumat bahwa dua jurnalis yang ditahan di Irak selama lebih dari sebulan dapat dibebaskan dalam beberapa jam.
Philippe Brett mengatakan kepada radio Europe-1 bahwa dia bersama kedua orang Prancis tersebut dan negosiasi sedang diselesaikan untuk pembebasan mereka. Para jurnalis, Christian Chesnot (Mencari), 37, dan George Malbrunot (Mencari), 41, dan sopir mereka asal Suriah menghilang pada 20 Agustus saat dilaporkan sedang berkendara ke Najaf.
Tentara Islam (Mencari) di Irak mengaku bertanggung jawab dan menuntut Prancis mencabut undang-undang baru yang melarang jilbab di sekolah-sekolah negeri. Undang-undang tersebut mulai berlaku sesuai rencana.
“Saya pikir dalam waktu 10 jam saya dapat berbicara dengan senang hati,” kata Brett kepada radio Europe-1. “Saya tidak ingin mengkompromikan operasi ini, yang sudah cukup rumit.”
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis Herve Ladsous mengatakan dia tidak bisa mengomentari laporan tersebut.
Brett bukanlah negosiator resmi pemerintah Prancis. Dia bekerja selama bertahun-tahun di Irak, juga ketika negara itu berada di bawah sanksi PBB, terutama oleh PBB Kantor Perancis untuk Pengembangan Industri dan Kebudayaan (Mencari), yang dia bantu temukan.
Organisasi tersebut berupaya untuk mencabut sanksi-sanksi tersebut, yang diberlakukan setelah Irak menginvasi Kuwait pada tahun 1990.
Brett mengatakan pada hari Rabu bahwa dia bertemu dengan para tahanan Prancis dan dijanjikan mereka akan dibebaskan. Kesepakatan itu mencakup para penculik yang menyiarkan rekaman audio yang mengumumkan pembebasan para pria tersebut, katanya, seraya menambahkan bahwa kesepakatan itu tidak melibatkan uang tebusan.
“Kami dapat mencapai kesepakatan ini tanpa membayar sepeser pun,” kata Brett kepada jaringan televisi Al-Arabiya pada hari Rabu.
Brett melakukan perjalanan ke ibu kota Suriah, Damaskus, pada hari Kamis. Dia berada di Amman, Yordania.
Anggota parlemen Didier Julia, dari presiden Jacques Chiracmengatakan (Mencari) partai yang berkuasa, menyebut Brett sebagai rekannya awal pekan ini. Julia saat ini berada di Damaskus, Suriah, dan berhubungan dengan Kedutaan Besar Prancis, kata Ladsous.
Brett juga melakukan perjalanan ke ibu kota Suriah pada hari Kamis. Dia berada di Amman, Yordania.
Prancis mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya telah mengirim utusan Kementerian Luar Negeri Jean-Pierre Lafon ke Amman.
Awal pekan ini, Kementerian Luar Negeri mengatakan mereka tidak mengetahui adanya kesepakatan untuk membebaskan para jurnalis dan manajer mereka yang berasal dari Suriah.
Menurut surat kabar Le Monde, Brett dekat dengan sayap kanan ekstrem dan pernah menjabat sebagai manajer dan pengawal Bruno Gollnisch, seorang tokoh terkemuka di partai Front Nasional sayap kanan Prancis.