Sceletium, Penambah Mood Ampuh | Berita Rubah
Di antara ribuan tanaman yang digunakan sebagai obat di seluruh dunia, sekitar seratus tanaman dapat mengubah pikiran dan suasana hati. Kini tanaman dari Afrika Selatan telah menyebar ke Amerika Utara, dan tanaman ini juga menjanjikan efek peningkatan pikiran yang signifikan.
Sceletium tortuosum, yang dikenal oleh penduduk asli San di Afrika Selatan sebagai “Kanna”, memiliki sejarah panjang dalam penggunaan asli – sejak tahun 1662. Orang San biasa memetik tanaman, menguburnya untuk difermentasi, dan kemudian mengeringkannya. Setelah dikeringkan, skeletium dimakan, digunakan sebagai tembakau atau bahkan diasapi untuk menghasilkan efek yang kuat. Tanaman itu juga terkadang digunakan sebagai mata uang.
Cara yang baik untuk menggambarkan efek kerangka adalah melalui metafora sederhana. Bayangkan pikiran Anda sebagai mesin empat silinder yang disetel dengan cukup baik. Sekitar setengah jam setelah mengonsumsi antara 50 – 100 miligram celetium, pikiran Anda lebih seperti mesin balap dua belas silinder turbocharged. Segera pikiran Anda dipenuhi dengan kejernihan yang mengejutkan, perasaan bahwa segala sesuatu mungkin terjadi, dan kapasitas ide dan kerja mental yang tampaknya tak ada habisnya. Jika kopi adalah penyemangat, sceletium adalah perjalanan jet menuju kecemerlangan mental.
Efek mengejutkan dari skeletonium tampaknya terutama disebabkan oleh sekelompok alkaloid, terutama mesembrine, mesebrenol dan tortuosamine. Senyawa ini berinteraksi dengan reseptor di otak, meningkatkan produksi dopamin, yang merupakan bahan kimia kesenangan batin utama kita, dan memperpanjang aktivitas serotonin, senyawa suasana hati yang sangat penting. Efek bersih dari asupan skeletium adalah rasa sejahtera yang luar biasa, peningkatan kesadaran, kewaspadaan mental, dan ketajaman yang cukup terasa.
Namun ada lebih dari sekedar efek perasaan nyaman dan stimulasi mental yang luar biasa pada skeletium. Tanaman ini tampaknya merupakan obat antidepresan dan anticemas kelas satu. Ini berpotensi digunakan oleh orang-orang dengan energi mental rendah, depresi ringan hingga sedang, dan gangguan kecemasan.
Dalam sebuah penelitian tentang efek skeletium yang dilaporkan dalam Journal of Ethnopharmacology, alkaloid utama tanaman menunjukkan kemampuan untuk meningkatkan aktivitas serotonin. Aktivitas ini, yang dikenal sebagai SSRI, atau penghambatan reuptake serotonin selektif, pada dasarnya adalah cara kerja antidepresan farmasi. Perbedaannya dengan skeletium adalah tanaman ini merupakan tanaman multi-senyawa dan tampaknya tidak menunjukkan efek berbahaya yang sebanding dengan antidepresan, yang dapat mencakup gangguan pencernaan, kehilangan gairah seks, insomnia, dan depresi yang semakin parah.
Salah satu perbedaan utama antara skeletium dan obat lain yang digunakan untuk mengatasi depresi atau kecemasan adalah skeletium tersedia sebagai suplemen herbal dan tidak memerlukan resep dokter. Kebanyakan orang mentoleransi skeletonium dengan baik, meskipun ada beberapa laporan sakit kepala ringan di kalangan pengguna.
Dalam sejarah penggunaannya yang panjang, tidak ada efek samping signifikan dari skeletium yang tercatat. Hal ini menjadikan skeletium kandidat yang layak untuk dipertimbangkan dalam kasus depresi dan kecemasan. Apakah kerangka adalah obat mujarab? TIDAK. Akankah skeletium menghapus semua kasus depresi dan kecemasan? TIDAK. Namun skeletium kemungkinan besar mendapat tempat penting di pasar sebagai penambah pikiran dan suasana hati yang sangat efektif, dan pilihan pertama yang baik untuk gangguan suasana hati ringan hingga sedang.