Sekarang berdirilah bersama Raja Abdullah dan berikan semua yang dia butuhkan untuk melawan Islam radikal
Saya mengenal Raja Abdullah hampir 20 tahun yang lalu ketika dia memimpin pasukan khusus Yordania. Dialah yang “sebenarnya”. Berikan dia semua yang dia butuhkan Sekarang untuk melawan ISIS dan Islam radikal.
Raja Abdullah menempuh pendidikan di Yordania, Inggris, dan Amerika Serikat. Dia mengetahui dan memahami Barat lebih baik daripada penguasa mana pun di Timur Tengah saat ini.
Almarhum ayahnya, Raja Hussein, tahu apa yang dia lakukan ketika dia menyebut Raja Abdullah sebagai “Putra Mahkota” Yordania hanya beberapa hari sebelum kematiannya. Abdullah mendapat dukungan dari tentara Yordania dan istrinya adalah orang Palestina. Jangan lupa, populasi Kerajaan Hashemite Yordania hanya tiga puluh persen Hashemite. Tujuh puluh persen penduduk Yordania adalah orang Palestina. Abdullah adalah satu-satunya orang yang dapat menjadikan Yordania sebagai “suara moderat” di dunia Arab.
Keluarga Hashem adalah keluarga kerajaan di seluruh dunia Arab dan Muslim. Seorang Hashem pernah menduduki takhta Irak dan Maroko selain Yordania. Sebagai anggota keluarga Hashem, Abdullah merupakan keturunan langsung Nabi Muhammad SAW. Siapa yang lebih baik melawan ISIS dan Islam radikal atas nama reformasi dan Muslim moderat?
Raja Abdullah telah menyatakan bahwa dia akan melawan ISIS sampai Yordania “kehabisan bahan bakar dan peluru. Dalam kunjungannya ke para pemimpin kongres pekan ini, ia mengatakan ia telah meminta suku cadang pesawat, peralatan penglihatan malam tambahan, dan amunisi presisi. Awal pekan ini, dengan gaya bipartisan, seluruh 26 anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat AS menulis surat kepada Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan yang mendesak agar AS bergerak cepat untuk memastikan bahwa Yordania menerima pasokan militer yang dibutuhkannya.
Raja Abdullah adalah seorang pemimpin dan inilah saatnya bagi Amerika Serikat untuk mendukungnya dan memberikan segala yang dibutuhkannya. Inilah yang harus dilakukan AS sekarang untuk mendukung Raja Abdullah:
- Hapus hambatan Departemen Luar Negeri.
- Menyediakan suku cadang pesawat, peralatan penglihatan malam, dan amunisi presisi yang diminta.
- Memberikan bantuan kemanusiaan untuk krisis pengungsi Yordania.
- Bagikan informasi terkini tentang ISIS sebanyak mungkin.
- Tingkatkan dan latih petarung mereka.
- Memberikan respons percontohan yang lebih baik.
- Perlakukan Jordan seperti sekutunya.
Jangan salah – perjuangan melawan Islam radikal adalah tantangan masa kini. Awal pekan ini, Direktur FBI James Comey menyatakan bahwa kini ada kasus terbuka yang mencari individu yang mungkin terkait dengan ISIS di setiap negara bagian kecuali Alaska.
Ini bukan waktunya untuk melanjutkan “tap dancing” seputar ISIS dan Islam radikal. Inilah saatnya bagi kepemimpinan Amerika yang sejati.