Sekilas tentang jatuhnya pesawat Tu-154 buatan Soviet baru-baru ini

Beberapa kecelakaan fatal yang melibatkan pesawat Tu-154 buatan Soviet.

– 25 Desember 2016: Sebuah Tu-154 Kementerian Pertahanan Rusia dalam perjalanan ke Suriah jatuh di Laut Hitam beberapa menit setelah lepas landas dari Sochi. Seluruh penumpang yang berjumlah 92 orang diyakini tewas dan penyebab kecelakaan tersebut belum diketahui.

– 10 April 2010: Pesawat kepresidenan Polandia Tu-154 jatuh saat cuaca buruk saat mendekati Bandara Smlensk di Rusia, menewaskan 96 orang di dalamnya, termasuk Presiden Polandia Lech Kaczynski. Penyelidik menyalahkan kesalahan pilot pada cuaca buruk, namun pihak berwenang Polandia meluncurkan penyelidikan baru.

— 15 Juli 2009: Sebuah Iran Caspian Airlines Tu-154 yang terbang dari Iran ke Armenia jatuh ketika salah satu mesinnya hancur di ketinggian, menewaskan 168 orang di dalamnya.

— 1 September 2006: Sebuah pesawat jet Tu-154 yang dioperasikan oleh Airtour Iran tergelincir dari landasan pacu dan terbakar saat mendarat di kota utara Mashad, Iran, menewaskan 29 dari 147 penumpang. Kecelakaan tersebut diduga disebabkan oleh ban kempes.

– 22 Agustus 2006: Sebuah Tu-154 milik Pulkovo Airlines milik Rusia jatuh di Ukraina, menewaskan 170 orang di dalamnya. Kecelakaan ini disebabkan oleh kesalahan pilot, yang membuat pesawat berputar ketika mencoba terbang di atas badai petir.

– 24 Agustus 2004: Sebuah Tu-154 yang dioperasikan oleh Sibir Airlines Rusia ditembak jatuh oleh seorang pembom bunuh diri saat terbang dari Moskow ke Sochi, menewaskan 46 orang di dalamnya.

— 1 Juli 2002: Bashkirian Airlines Tu-154 Rusia yang terbang dari Ufa, Rusia ke Barcelona, ​​​​Spanyol bertabrakan dengan pesawat kargo di atas Jerman, menewaskan 69 orang di dalamnya, termasuk 52 anak-anak. Dua awak pesawat lain juga tewas.

– 12 Februari 2002: Sebuah Tu-154 yang dioperasikan oleh Airtour Iran jatuh di pegunungan dekat tujuannya Khorramabad, menewaskan 119 orang di dalamnya.

— 4 Oktober 2001: Sibir Airlines Tu-154 Rusia yang terbang dari Tel Aviv, Israel ke Novosibirsk, Rusia secara tidak sengaja ditembak jatuh di atas Laut Hitam oleh rudal Ukraina yang ditembakkan saat latihan anti-pesawat, menewaskan 78 orang di dalamnya.

— 3 Juli 2001: Sebuah Tu-154 dalam perjalanan dari Yekaterinburg di Pegunungan Ural ke Vladivostok melalui Vladivostokava Rusia jatuh saat mendarat di kota Irkutsk di Siberia, menewaskan 145 penumpang di dalamnya. Kecelakaan ini disebabkan oleh kesalahan pilot.

– 24 Februari 1999: Sebuah China Southwest Airlines Tu-154 yang terbang dari Chengdu jatuh saat mendekati Bandara Wenzhou, menewaskan 61 orang di dalamnya. Kegagalan elevator yang disebabkan oleh kesalahan pemeliharaan akan menyebabkan pesawat menukik tak terkendali.

— 29 Agustus 1998: Penerbangan Cubana Tu-154 dari Quito ke Havana tergelincir dari landasan pacu dan terbakar, menewaskan 79 orang, termasuk 10 orang di darat ketika pesawat menabrak lapangan sepak bola.

– 15 Desember 1997: Tajikistan Airlines Tu-154 jatuh di Uni Emirat Arab, menewaskan 85 orang. Kesalahan pilot disebut-sebut sebagai alasannya.

– 29 Agustus 1996: Vnukovo Airlines Tu-154 Rusia yang membawa penambang Rusia dan Ukraina serta keluarga mereka dari Moskow ke Norwegia jatuh di gunung, menewaskan 141 penumpang di dalamnya. Kecelakaan ini disebabkan oleh kesalahan pilot.

– 7 Desember 1995: Sebuah Tu-154 yang dioperasikan oleh Khabarovsk Airlines Rusia jatuh di timur jauh Rusia, menewaskan 98 orang di dalamnya. Kesalahan pilot disebut-sebut sebagai alasannya.

– 6 Juni 1994: Northwest Airlines Tu-154 milik Tiongkok dalam perjalanan menuju Guangzhou jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Xian di Tiongkok utara, menewaskan 160 orang di dalamnya. Kecelakaan ini disebabkan oleh kesalahan pilot.

– 3 Januari 1994: Baikal Airlines Tu-154 Rusia mengalami kebakaran mesin saat lepas landas dan jatuh di padang salju dekat kota Irkutsk, menewaskan 125 orang di dalamnya dan satu orang di darat. Para kru mengabaikan peringatan kerusakan mesin.

sbobet terpercaya