Sekilas tentang Venezuela menandai 100 hari kerusuhan
CARACAS, Venezuela – Protes anti-pemerintah di Venezuela mencapai angka simbolis 100 hari pada hari Minggu dengan catatan suram sedikitnya 92 orang tewas dan lebih dari 1.500 orang terluka. Keputusan pada hari Sabtu untuk membebaskan pemimpin oposisi Leopoldo Lopez dari penjara dan menjadikannya tahanan rumah memperbarui harapan bahwa Presiden sosialis Nicolas Maduro dan lawan-lawannya dapat duduk untuk melakukan pembicaraan yang bertujuan mengakhiri pertumpahan darah.
Berikut adalah gambaran bagaimana salah satu negara terkaya di Amerika Latin mengalami kekacauan dan prospek penyelesaiannya.
BAGAIMANA RIOT DIMULAI?
Pihak oposisi memenangkan kendali Majelis Nasional secara telak pada tahun 2015 di tengah meningkatnya rasa frustrasi terhadap cara Maduro menangani perekonomian, meningkatnya kejahatan, dan kekurangan pangan. Setelah setahun penuh perdebatan sengit, Mahkamah Agung yang didukung pemerintah mengeluarkan keputusan pada akhir Maret yang mencabut kekuasaan terakhir badan legislatif. Keputusan tersebut kemudian dibatalkan di tengah badai kritik internasional, namun keputusan tersebut telah memicu kemarahan di kalangan penentang pemerintah dan memicu protes jalanan yang terus terjadi hampir setiap hari.
Kemudian Maduro melakukan sesuatu yang membuat lawan-lawannya semakin marah: Pada tanggal 1 Mei, ia menyerukan penulisan ulang konstitusi Venezuela. Pemungutan suara untuk memilih delegasi dalam pertemuan khusus untuk menulis ulang piagam tersebut dijadwalkan pada 30 Juli. Maduro menegaskan bahwa menulis ulang konstitusi adalah satu-satunya cara untuk memulihkan perdamaian, namun pihak oposisi melihatnya sebagai tipu muslihat yang dilakukan oleh kediktatoran gaya Kuba. Mereka menyerukan pemungutan suara simbolis pada 16 Juli untuk menolak rencana Maduro.
___
KESEMPATAN UNTUK DIALOG?
Salah satu alasan mengapa ketidakpercayaan antara pemerintah dan oposisi begitu tinggi adalah karena perundingan berakhir tahun lalu dan tidak memberikan hasil apa pun. Pembicaraan tersebut disponsori oleh Vatikan dan sekelompok mantan pemimpin negara lain yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Jose Luis Rodriguez Zapatero dari Spanyol, yang membantu menengahi pembebasan Lopez.
Agar bisa kembali menjabat, pihak oposisi menuntut Maduro menghormati apa yang telah ia lakukan pada perundingan sebelumnya, termasuk kebebasan bagi tahanan politik dan jadwal pemilihan gubernur yang ditunda tahun lalu. Tidak jelas apa yang ingin ditawar oleh pemerintah, selain mengakhiri kerusuhan dan melakukan langkah-langkah keras untuk memulihkan perekonomian. Banyak juga yang menduga bahwa ketika cengkeraman kekuasaan Maduro melemah, ia dan lingkaran dalamnya akan mencari jaminan bahwa mereka tidak akan dituntut jika terjadi masa transisi.
___
APAKAH ADA KEMUNGKINAN INTERVENSI MILITER?
Bulan lalu, seorang inspektur polisi mencuri sebuah helikopter polisi dan membombardir Mahkamah Agung dan gedung pemerintah lainnya dengan tembakan dan granat. Serangan mendadak tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan pemberontakan oleh militer, yang secara tradisional menjadi penentu perselisihan politik di Venezuela.
Sejak protes dimulai, lebih dari 100 anggota militer dilaporkan telah dipenjara karena kejahatan mulai dari pencurian senjata hingga pemberontakan dan pengkhianatan – jumlah yang besar menunjukkan bahwa dukungan militer terhadap pemerintah mungkin sedang melemah.
Meski Maduro telah berulang kali memperingatkan upaya yang dilakukan agen yang didukung AS untuk menyebarkan pertikaian di kalangan militer, namun sejauh ini tidak ada indikasi bahwa pemberontakan massal sedang berlangsung. Mendiang Presiden Hugo Chavez dan Maduro menghabiskan waktu bertahun-tahun memenangkan pembeli militer terkemuka dengan bonus dalam bentuk dolar yang bergengsi, pekerjaan yang kuat di pemerintahan, dan patronase.
___
KEADAAN PEREKONOMIAN
Minyak menyumbang 96 persen pendapatan ekspor Venezuela dan anjloknya harga minyak dunia telah memukul pemerintah dengan keras, menyebabkan banyak negara berhutang, mulai dari maskapai penerbangan asing hingga perusahaan jasa minyak. Namun setiap hari Venezuela dilumpuhkan oleh protes, dan mereka semakin terjerumus ke dalam lubang ekonomi yang akan semakin sulit bagi Maduro atau penerusnya untuk pulih.
Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan perekonomian akan mengalami kontraksi sebesar 8 persen tahun ini dan inflasi diperkirakan akan meningkat menjadi empat digit pada tahun depan.
___
PILIHAN PRESIDEN MADURO
Jajak pendapat menunjukkan 75 persen warga Venezuela ingin Maduro mundur, namun sekitar 20 persen masih mendukungnya. Hal ini sebenarnya serupa dengan dukungan yang dinikmati oleh para pemimpin di Brazil, Chile dan Kolombia. Yang lebih penting lagi, Maduro mempertahankan kekuasaan yang kuat di hampir setiap cabang pemerintahan dan institusi, meskipun dukungan dari partai sosialis yang berkuasa semakin berkurang.
Pihak oposisi secara historis terpecah belah karena ego yang besar dan sulit berhubungan dengan masyarakat miskin yang masih menghormati Chavez dan revolusi sosialisnya. Namun pihak oposisi lebih bersatu dibandingkan beberapa tahun terakhir. Baik pemimpin oposisi garis keras maupun moderat ingin melanjutkan protes jalanan dan mendesak diadakannya pemilihan umum baru.