Senator AS bertemu dengan Castro untuk membahas nasib kontraktor penjara

Seorang pejabat senior AS mengadakan pertemuan panjang dengan pemimpin Kuba Raúl Castro untuk membahas nasib kontraktor AS yang dipenjara, Alan Gross, namun mengatakan kepada The Associated Press pada hari Jumat bahwa Gross kemungkinan besar tidak akan dibebaskan dalam waktu dekat.

Sen. Patrick Leahy dari Partai Demokrat dari Vermont mengatakan dia melihat Gross Kamis sore di penjara militer di Havana. Dia dan Sen. Richard Shelby, seorang Republikan dari Alabama, kemudian bertemu dengan Castro selama 2 1/2 jam dan menawarkan untuk membawa Gross kembali ke Amerika Serikat dengan pesawat mereka.

“Bisa dibayangkan sejauh mana kemajuannya,” kata Leahy dalam wawancara telepon. Dia menambahkan bahwa “perjalanan kita masih panjang” untuk memenangkan pembebasan Gross.

Gambar Terbaik Minggu Ini

Penduduk asli Maryland ini menjalani hukuman penjara 15 tahun karena memasang satelit dan peralatan komunikasi lainnya di pulau itu saat mengikuti program pembangunan demokrasi yang didanai USAID. Kuba memandang program tersebut sebagai upaya untuk mengganggu stabilitas pemerintah, dan Gross dihukum karena kejahatan terhadap negara, bukan spionase.

Peristiwa besar ini telah mendinginkan hubungan AS-Kuba dan memperkecil peluang pemulihan hubungan sejak Presiden Barack Obama menjabat.

Leahy mengatakan Castro setuju bahwa Gross “bukan mata-mata”. Gross hampir tidak bisa berbahasa Spanyol dan melakukan perjalanan ke Kuba lima kali atas namanya sendiri sebelum ditangkap pada bulan Desember 2009.

Pembicaraan dengan Castro dan para senator tersebut merupakan pertemuan tingkat tinggi pertama antara musuh-musuh Perang Dingin sejak mantan Presiden Jimmy Carter makan malam bersama Castro saat berkunjung ke pulau tersebut pada bulan April 2010. Leahy, ketua Komite Kehakiman Senat dan menjadi senator sejak saat itu. 1975, mengatakan pertemuan larut malam dengan Castro berlangsung ramah dan terbuka.

Senator tersebut mengatakan Castro membawa kasus lima agen Kuba yang dijatuhi hukuman penjara jangka panjang di Amerika Serikat, termasuk satu orang yang dibebaskan tahun lalu namun tidak diizinkan kembali ke Kuba saat menjalani masa percobaan tiga tahun.

Leahy mengatakan Castro tidak pernah secara eksplisit menghubungkan nasib Gross dengan nasib para agen yang dipenjara pada tahun 1998, namun “dia memperjelas bahwa meskipun kami mungkin khawatir terhadap Tuan Gross dan pihak kemanusiaan mempunyai alasan untuk khawatir, mereka sangat khawatir terhadap lima (agen) ) dan juga memiliki alasan kemanusiaan dan keluarga.”

Meskipun kasus agen ini sebagian besar telah dilupakan di Amerika Serikat, kasus ini tetap menjadi perhatian di Kuba, di mana pemerintah memandang “Lima Kuba” sebagai pahlawan yang hanya berusaha mendeteksi dan mencegah serangan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok pengasingan di negara mereka.

Para pejabat Kuba tidak menghubungkan kasus-kasus tersebut, namun mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang mengharapkan negara itu membebaskan warga Amerika berusia 62 tahun itu dengan “isyarat sepihak.”

Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri Mark Toner sepenuhnya mengesampingkan pertukaran tahanan.

“Kami sudah sangat jelas mengenai hal ini,” katanya.

Toner mengatakan diplomat AS memberi pengarahan kepada Leahy sebelum perjalanan dan memintanya untuk menjelaskan kasus Gross, namun tidak memberinya pesan khusus untuk disampaikan kepada pemerintah Kuba.

Ekonomi bayangan Kuba

Permohonan hukum Gross telah habis, namun keluarganya telah meminta Castro untuk mempertimbangkan pengampunan atas dasar kemanusiaan. Gross, yang bertubuh gemuk ketika ditangkap pada Desember 2009, berat badannya turun sekitar 100 pon dan sekarang langsing. Ibunya yang lanjut usia dan putrinya yang sudah dewasa sama-sama berjuang melawan kanker.

Leahy mengatakan Gross tampak cukup bersemangat selama kunjungan tersebut, namun dia juga mengindikasikan bahwa dua tahun penahanannya telah berdampak buruk pada kesehatannya.

“Jelas dia ingin pergi. Dia merasa kesehatannya terganggu,” kata Leahy seraya menambahkan bahwa dia mengambil beberapa foto Gross untuk dibawa kembali ke istrinya, Judy. Sen. Christopher Coons, seorang Demokrat dari Delaware, hadir pada pertemuan Bruto tersebut.

Media pemerintah Kuba memuat gambar pertemuan antara Castro dan para senator, meski tidak memberikan rincian mengenai apa yang dibicarakan. Media Kuba menyebut Menteri Luar Negeri Bruno Rodriguez juga hadir.

Para senator tersebut merupakan bagian dari delegasi Kongres AS yang melakukan tur ke Kuba, Haiti, dan Kolombia.

Berdasarkan pemberitaan The Associated Press.

Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino


Togel Singapore