Seorang pria ditembak mati oleh polisi di Kaledonia Baru yang dilanda kekerasan
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
- Polisi menembak mati seorang pria di Kaledonia Baru yang dilanda kerusuhan pada Jumat malam, sehari setelah Presiden Emmanuel Macron berkunjung untuk mencoba meredakan ketegangan.
- Petugas tersebut menggunakan senjatanya ketika dia dan seorang rekannya diserang oleh sekelompok sekitar 15 orang, menurut kantor kejaksaan setempat.
- Kematian pria berusia 48 tahun itu menambah jumlah korban tewas dalam 12 hari kerusuhan menjadi tujuh orang.
Polisi menembak mati seorang pria di Kaledonia Baru yang dilanda kerusuhan pada Jumat malam, sehari setelah Presiden Emmanuel Macron mengunjungi pulau Pasifik yang dikuasai Prancis itu untuk mencoba meredakan ketegangan, kata media lokal, mengutip kantor kejaksaan setempat.
Petugas polisi itu menggunakan senjatanya ketika dia dan seorang rekannya diserang oleh sekelompok sekitar 15 orang sebelum tembakan dilepaskan, penyiar NC La 1ere mengutip pernyataan jaksa.
Kantor kejaksaan tidak segera menanggapi permintaan komentar.
PENERBANGAN AUSTRALIA PERTAMA UNTUK MENGEVAKUASI WARGA DARI KALEDONIA BARU DILEPASKAN
Kematian pria berusia 48 tahun tersebut, yang juga dilaporkan oleh media lokal lainnya, menambah jumlah korban tewas menjadi tujuh dalam 12 hari pergolakan yang dipicu oleh sengketa reformasi pemilu dan dipicu oleh kesenjangan ekonomi yang mencolok antara penduduk asli Kanak dan orang-orang berlatar belakang Eropa.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi kantor polisi pusat di Noumea, wilayah Pasifik Prancis di Kaledonia Baru, pada 23 Mei 2024. Polisi menembak mati seorang pria di Kaledonia Baru yang dilanda kerusuhan pada Jumat malam, sehari setelah Macron mengunjungi pulau itu dalam upaya meredakan ketegangan. (LUDOVIC MARIN/Kolam melalui REUTERS/ File foto)
Dalam kunjungan satu hari pada hari Kamis, Macron menekan tombol jeda pada reformasi, yang akan memungkinkan ribuan warga Perancis yang telah tinggal di Kaledonia Baru selama 10 tahun untuk memilih, sehingga melemahkan suara warga Kanak, yang merupakan 41% dari populasi.
Ia tidak mengikuti tuntutan pihak-pihak yang menginginkan kemerdekaan agar perjanjian tersebut dicabut seluruhnya, namun mengatakan bahwa ia ingin menggunakan beberapa minggu ke depan untuk mencoba mencapai kesepakatan politik secara keseluruhan mengenai masa depan pulau tersebut.
Pemerintah Prancis telah mengirimkan ribuan pasukan polisi tambahan dalam beberapa hari terakhir untuk membantu memulihkan ketenangan. Sebelumnya pada hari itu, pihak berwenang mengatakan situasinya “relatif tenang.”
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Polisi menghilangkan sekitar 100 penghalang jalan di seluruh Kaledonia Baru pada hari Jumat.
Berdasarkan data sensus, wilayah kepulauan ini ditandai dengan kesenjangan ekonomi yang dalam. Tingkat kemiskinan di kalangan penduduk asli Kanak, komunitas terbesar, adalah 32,5%, dibandingkan dengan 9% di kalangan non-Kanak, menurut sensus tahun 2019.
Prancis menjajah Kaledonia Baru pada tahun 1853 dan menjadikan koloni tersebut sebagai wilayah seberang laut pada tahun 1946, memberikan hak kepada orang Kanak.