Seorang pria terluka setelah mencoba memasuki kedutaan Israel di Turki dengan pisau
Seorang anggota pasukan khusus polisi berjaga di depan kedutaan Israel di Ankara. (REUTERS/Umit Bektas)
Seorang penyerang bersenjatakan pisau mencoba memasuki kedutaan Israel di Turki pada hari Rabu sebelum ditembak dan terluka ringan oleh pejabat keamanan Turki, kata pejabat Turki dan Israel.
Kantor gubernur Ankara mengidentifikasi pria tersebut sebagai Osman Nuri Caliskan, warga negara Turki yang lahir pada tahun 1975, dan mengatakan penyelidikan awal menunjukkan bahwa dia tampaknya tidak stabil secara mental dan tidak diketahui memiliki hubungan dengan kelompok teroris mana pun.
Pria itu membawa pisau sepanjang 12 inci dan tas dan ditangkap polisi setelah ditembak di kaki.
Anadolu Agency yang dikelola pemerintah mengatakan polisi yang menjaga kedutaan menembak kakinya setelah dia mengeluarkan pisau yang dibungkus koran, mulai berteriak dan mengabaikan peringatan petugas keamanan untuk berhenti dan menjatuhkan pisaunya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon mengatakan kepada Associated Press bahwa semua staf kedutaan selamat.
“Penyerang terluka sebelum dia mencapai kedutaan,” kata Nashon dalam sebuah pernyataan di Yerusalem, seraya menambahkan bahwa insiden tersebut terjadi di “batas luar” kedutaan.
Insiden ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Turki dan Israel mencapai kesepakatan untuk mengakhiri keretakan hubungan selama enam tahun, membuka jalan bagi normalisasi hubungan dan pengangkatan kembali duta besar. Kedua negara pernah menjadi sekutu dekat, namun ketegangan memuncak pada tahun 2010 setelah pasukan komando Israel menyerbu sebuah kapal bantuan yang mencoba menerobos blokade Israel di Gaza. Sepuluh aktivis Turki tewas dalam serangan itu.
Bulan lalu, polisi menahan lima orang yang mencoba masuk ke konsulat Israel di Istanbul untuk memprotes serangan udara Israel di Jalur Gaza.
Pernyataan dari kedutaan Israel mengatakan penyerang bertindak sendirian dan mencoba menikam seorang petugas polisi Turki.
“Salah satu petugas polisi Turki yang berada di depan kedutaan segera merespons dan menembak kaki penyerang untuk menetralisirnya,” kata kedutaan. “Tindakan petugas polisi mengakhiri insiden itu.”
Pernyataan itu berbunyi: Kedutaan mempercayai pasukan Turki untuk mengendalikan dan menyelidiki insiden tersebut.
Polisi memblokir jalan menuju gedung kedutaan yang dijaga ketat. Laporan media Turki menyebutkan bahwa staf kedutaan telah dipindahkan ke tempat penampungan.
Laporan televisi swasta NTV Turki dan media lainnya mengatakan pria itu berjalan melewati gedung kedutaan beberapa kali, menimbulkan kecurigaan, sebelum mencoba memasuki gedung tersebut.