Startup menawarkan perangkat lunak peredam bising untuk ponsel
File foto (REUTERS/Denish Siddiqui)
Kita semua tahu betapa frustasinya ketika Anda mencoba melakukan percakapan telepon dengan seseorang dan suaranya tenggelam oleh kebisingan latar belakang panggilan masuk. Startup Cypher sedang menangani teknologi perangkat lunak yang dikatakan dapat mengatasi masalah ini.
CEO Cypher John Walker mengatakan kepada FoxNews.com bahwa perusahaannya telah menciptakan algoritma perangkat lunak yang secara efektif menghilangkan kebisingan latar belakang pada ponsel.
“Kami membuat stensil untuk suara manusia,” katanya. “Kami mengambil aliran audio yang masuk, memasukkannya ke dalam filter kami dan hanya mengambil suara manusia dari pembicara utama.”
Cypher mengatakan teknologinya dapat mengurangi kebisingan latar belakang hingga 99 persen dan meningkatkan kualitas suara hingga 20 persen. Perangkat lunak ini tentu saja berkinerja baik ketika baru-baru ini diuji oleh FoxNews.com.
Walker menjelaskan bahwa algoritma perangkat lunak Cypher memeriksa bingkai suara yang sangat halus dan menentukan suara mana yang merupakan suara manusia dan mana yang bukan. “Kalau yang menentukan (suaranya) ucapan manusia boleh, kalau tidak maka ditinggalkan,” imbuhnya.
Untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut, perusahaan yang berbasis di South Jordan, Utah menganalisis database suara manusia yang sangat besar dan menghasilkan karakteristik umum. Ini dibangun ke dalam algoritma perangkat lunak.
Biasanya, ponsel cerdas menggunakan teknologi peredam bising berbasis perangkat keras. Perusahaan telekomunikasi seperti Sprint juga ingin mengatasi masalah ini dengan HD Voice, yang mentransmisikan dan menerima rentang oktaf suara pembicara yang lebih besar.
“Kami melihat ini dari perspektif yang benar-benar baru dan mencoba berinovasi,” kata Walker. “Pengenalan pola benar-benar menjadi fokus kami.”
CEO tersebut menambahkan bahwa perangkat lunak eponymous Cypher juga bisa efektif bila digunakan bersama dengan teknologi pengenalan suara seperti Siri milik Apple. “Jika Anda berada di ruangan yang bising, tingkat kesalahan kata akan terpengaruh,” katanya. “Kami melihat peningkatan sebesar 35 persen dalam skor pengenalan suara ketika kami menempatkan algoritma kami sebelum masukan ke dalam mesin pengenalan suara.”
Fase selanjutnya bagi Cypher adalah mengajak produsen ponsel cerdas untuk mengintegrasikan perangkat lunaknya ke sistem operasi perangkat mereka. “Kami berbicara dengan semua orang yang Anda harapkan akan kami ajak bicara,” kata Walker.
Didirikan pada tahun 2012, Cypher menerima paten untuk teknologi pencetakan suara tahun lalu. Perusahaan mengatakan mereka memiliki paten tambahan yang diajukan dan menunggu keputusan.
Ikuti James Rogers di Twitter @jamesjrogers