Studi menemukan penurunan jumlah bayi yang lahir dari orang tua imigran tidak berdokumen di AS

Jumlah anak yang lahir dari imigran tidak berdokumen yang tinggal di Amerika Serikat telah menurun, menurut sebuah studi baru yang dirilis oleh Pew Research Center.

Menurut laporan barudirilis pada hari Jumat, sekitar 295.000 bayi dilahirkan oleh imigran tidak berdokumen pada tahun 2013 – terhitung sekitar 8 persen dari 3,9 juta kelahiran di AS pada tahun itu. Jumlah tersebut turun sekitar 15.000 dari tahun sebelumnya dan turun sekitar 75.000 dari angka tertinggi sepanjang masa pada tahun 2007.

Studi tersebut, yang menganalisis statistik kelahiran resmi terkini, menemukan bahwa persentase bayi yang lahir dari ibu imigran yang tidak memiliki dokumen relatif tidak berubah sejak tahun 2003.

Dari awal tahun 1980-an hingga pertengahan tahun 2000-an, jumlah bayi yang lahir dari orang yang tidak mempunyai dokumen meningkat tajam, kata penelitian tersebut, yang publikasinya bertepatan dengan perdebatan yang dilakukan oleh beberapa calon presiden dari Partai Republik tentang anak-anak yang lahir di Amerika Serikat dari orang tua yang tidak mempunyai surat keterangan.

Jika pada tahun 1985 jumlah bayi yang lahir dari ibu yang tidak memiliki dokumen tercatat sebanyak 45.000, atau 1 persen dari total jumlah bayi, maka pada tahun 2006 jumlah tersebut mencapai rekor tertinggi dalam sejarah yaitu 370.000, atau 9 persen, namun sejak saat itu jumlahnya menurun, menurut studi tersebut.

Lebih lanjut tentang ini…

Pew memperkirakan pada bulan Maret 2013, sekitar 11,3 juta imigran tidak berdokumen tinggal di Amerika Serikat, atau 4 persen dari total populasi.

Pusat penelitian tersebut juga mengatakan bahwa pada tahun 2012 terdapat 4,5 juta anak yang lahir di AS yang orang tuanya tidak memiliki surat-surat, serta 775.000 anak di bawah umur yang berada di negara bagian yang tidak memiliki dokumen yang sama dengan orang tuanya.

Amandemen Keempat Belas Konstitusi AS memberikan hak kewarganegaraan kepada siapa pun yang lahir di negara ini, namun baru-baru ini beberapa politisi seperti Donald Trump mempertanyakan hak tersebut karena, menurut mereka, hal tersebut merupakan magnet bagi imigrasi ilegal.

Berdasarkan dilansir EFE.

Sukai kami Facebook
Ikuti kami Twitter & Instagram


sbobet88