Studi: Virus flu bisa menyebabkan serangan jantung

Studi: Virus flu bisa menyebabkan serangan jantung

Pasien jantung yang terserang flu mungkin memiliki kekhawatiran lebih dari sekadar demam atau pilek: Virus ini juga dapat memicu serangan jantung, menurut penelitian baru.

Di tengah merebaknya flu babi secara global, para ahli mengatakan sangat penting bagi pasien jantung untuk mendapatkan vaksinasi terhadap flu biasa dan flu babi untuk menghindari masalah medis. Dokter mengatakan flu babi tidak lebih berbahaya dibandingkan flu biasa, namun penting bagi pasien jantung untuk mendapatkan vaksinasi karena akan lebih banyak virus flu yang beredar tahun ini.

Peneliti Inggris menganalisis 39 penelitian sebelumnya terhadap pasien jantung dan menemukan hubungan yang konsisten antara flu dan serangan jantung. Para peneliti menemukan bahwa setengah dari kematian akibat flu yang tidak terduga disebabkan oleh penyakit jantung.

Studi ini dipublikasikan secara online pada hari Selasa di jurnal medis Inggris, The Lancet Infectious Diseases.

“Pesan di sini sangat kuat dan logis sehingga sulit bagi kita untuk mengabaikannya,” kata Dr. Ralph Brindis, wakil presiden American College of Cardiology. “Jika kita dapat meyakinkan pasien penyakit jantung untuk mendapatkan vaksin flu, hal ini pada akhirnya dapat menyelamatkan nyawa.”

Hanya sekitar sepertiga pasien jantung di AS yang menerima vaksinasi rutin.

Para dokter telah lama mengetahui bahwa virus flu dapat memperburuk kondisi medis dan pasien jantung sangat rentan selama pandemi flu. Virus influenza menyebabkan peradangan pada tubuh, biasanya pada paru-paru. Namun obat-obatan tersebut juga dapat menyebabkan pembengkakan pada jantung itu sendiri atau pada arteri koroner, yang dapat menyebabkan pecahnya gumpalan darah yang berbahaya dan menyebabkan serangan jantung.

Begitu pasien jantung terserang flu, mereka juga lebih rentan terhadap komplikasi seperti pneumonia dan infeksi lainnya.

“Kami tahu vaksin flu efektif dalam mencegah flu dan oleh karena itu secara teori vaksin ini seharusnya efektif dalam mencegah komplikasi flu,” kata Andrew Hayward dari University College London, salah satu penulis penelitian. Dia mengatakan dua penelitian yang dianalisis menunjukkan bahwa pasien jantung yang menerima vaksinasi flu memiliki lebih sedikit serangan jantung dibandingkan mereka yang tidak.

Hayward mengatakan virus flu bisa saja berperan sebagai pemicu serangan jantung pada pasien kardiovaskular.

“Flu dapat menyebabkan peristiwa yang bisa saja terjadi,” katanya, seraya menambahkan ada bukti bahwa ketika virus mencapai puncaknya, serangan jantung juga terjadi.

Para ahli tidak yakin apakah hasil penelitian ini berlaku untuk orang sehat yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Namun mereka mengatakan virus flu berpotensi menyebabkan serangan jantung pada orang yang tidak memiliki penyakit jantung, jika mereka memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi atau kelebihan berat badan.

Bagi pasien jantung, kata dokter, buktinya sudah jelas.

“Flu terlalu sering luput dari perhatian,” kata Dr. Harlan Krumholz, juru bicara American Heart Association dan profesor kedokteran di Universitas Yale. “Tetapi flu sama pentingnya dengan kolesterol atau tekanan darah.”

___

Di Internet:

http://www.lancet.com

Live Casino