Tanah longsor perlahan di Washington dekat daerah bencana tahun 2014

Tanah longsor perlahan di Washington dekat daerah bencana tahun 2014

Tanah longsor yang terjadi perlahan di dekat lokasi tanah longsor di negara bagian Washington yang menyapu bersih sebuah lingkungan dan menewaskan 43 orang pada tahun 2014 mendorong para pejabat untuk menutup jalan raya negara bagian sebagai tindakan pencegahan dan merekomendasikan evakuasi bagi segelintir penduduk, kata para pejabat.

Daerah longsor di dekat komunitas kecil Oso sekitar satu jam perjalanan ke utara Seattle terdeteksi oleh ahli geologi pada hari Senin sebagai adanya pergerakan tanah. Penghuni sekitar selusin rumah disarankan oleh pihak berwenang untuk mengungsi.

Hujan lebat baru-baru ini kemungkinan besar berkontribusi terhadap pergerakan tanah, namun pihak berwenang mengatakan mereka tidak mengetahui penyebab longsor di dekat area yang tercatat.

Lokasinya berjarak sekitar 1,5 mil (2,4 kilometer) dari lokasi tanah longsor 22 Maret 2014 yang merupakan yang paling mematikan dalam sejarah AS.

Sekitar 270 juta kaki kubik (7,6 juta meter kubik) bumi meluncur ke Sungai Stillaguamish dan menyebar sejauh lebih dari setengah mil (satu kilometer).

Bagian dari State Route 530 terkubur di bawah lumpur setinggi 20 kaki (6,1 meter) dan ditutup selama lebih dari dua bulan. Itu adalah jalan raya yang sama yang ditutup pihak berwenang hingga Kamis.

Kemiringan tempat terjadinya longsor saat ini berpindah sekitar 4 kaki (1,2 meter) antara Selasa dan Sabtu pekan lalu, namun belum bergeser sejak saat itu, kata Joe Smillie, juru bicara Departemen Sumber Daya Alam negara bagian.

“Jika seluruh tanah longsor seluas 24 acre (10 hektar) roboh, maka jalan raya 530 bisa tertutup seluruhnya,” kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Minggu. “Masih ada risiko yang lebih besar bahwa penurunan ini masih bisa terjadi.”

Tidak ada korban jiwa atau kerusakan pada properti pribadi yang dilaporkan, namun kerusakan jalan pada Selasa lalu termasuk retakan berukuran 6 inci (15 sentimeter) yang membesar hingga 2 kaki (60 sentimeter) pada akhir pekan.

Longsoran baru terjadi di daerah yang memiliki sejarah longsor sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu, kata Smillie. Pihak berwenang tidak mengetahui apakah penebangan di dekatnya berperan dalam menyebabkan pergerakan tanah yang menyebabkan longsor.

Penurunan pada tahun 2014 terjadi setelah hujan deras selama beberapa minggu, yang menghancurkan lingkungan yang terdiri dari hampir 50 rumah keluarga tunggal.

Sebuah tim ilmuwan mengatakan curah hujan yang tinggi mungkin memainkan peran utama dalam menyebabkan hal ini, namun belum ada penyebab pasti yang diketahui. Faktor lainnya termasuk air tanah yang merembes ke dalam massa longsor ditambah perubahan kemiringan dan melemahnya tanah akibat longsor sebelumnya.

Tanah longsor biasa terjadi di negara bagian Washington dan jumlah kejadiannya sangat tinggi akhir-akhir ini setelah berbulan-bulan cuaca basah, Smillie menambahkan.

Oso berada di barat laut Washington. Smillie mengatakan ada sekitar 100 longsoran salju di Northeast Washington dalam sebulan terakhir ketika tumpukan salju tebal di pegunungan mencair.

___

Informasi dari: KOMO-TV, http://www.komotv.com/

sbobet